Home / Hukum

Jumat, 28 Agustus 2020 - 09:22 WIB

Pemeriksaan Jaksa Pinangki Ditunda, Polri: Ditunda Pekan Depan

Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Awi Setiono dalam media visit ke Berita Satu Media Holdings, Jakarta, Rabu (8/7/2020). SP/Joanito De Saojoao.

Karo Penmas Polri Brigjen Pol. Awi Setiono dalam media visit ke Berita Satu Media Holdings, Jakarta, Rabu (8/7/2020). SP/Joanito De Saojoao.

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari pada pekan depan. Pinangki sedianya diperiksa pada 27 Agustus 2020. Namun, dia menolak diperiksa lantaran pada hari itu, sang anak berkunjung menemuinya.

“Karena yang bersangkutan minta jadwal ulang, rencana pekan depan. Tadi saya sudah konfirmasi penyidik, pekan depan akan dipanggil, tinggal tunggu hari Rabu atau Kamis,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020).

Menurutnya, karena saat ini ada perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Agung, maka pihak penyidik akan koperatif dalam melakukan pemeriksaan setelah mendapat izin dari institusi terkait. Namun, Awi tidak menjelaskan secara rinci mengenai kasus yang akan diselidiki dari kesaksian Jaksa Pinangki. Dia hanya menuturkan bahwa perkara itu berkaitan dengan terpidana kasus korupsi hak tagih (Cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Baca juga  Andi Irfan Bantah Urus Kasus Djoko Tjandra

Dalam pemeriksaan sebelumnya, Jaksa Pinangki berdalih bahwa anaknya akan membesuk dirinya pada Kamis (27/8/2020). Sehingga, dia pun menolak untuk diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Bareskrim saat ditemui di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Pihak Kejagung pun menyatakan elah memberi izin untuk memeriksa salah satu tersangkanya dalam perkara yang ditangani oleh Bareskrim Polri. Sehingga, kejaksaan sendiri hanya memfasilitasi ruang pemeriksaan apabila memang hal itu dilakukan.

Awi menjelaskan bahwa penyidik masih terus mengembangkan penyidikan guna mendalami pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana selain Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo. Penyidik nantinya bakal memastikan kembali kepada Jaksa Pinangki terkait data yang diperoleh dalam penyelidikan dugaan aliran dana dari Djoko Tjandra.

Baca juga  Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking Resmi di Tahan Bareskrim

Jaksa Pinangki sendiri merupakan tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi dari Djoko Tjandra terkait dengan pengurusan fatwa MA bebas yang dimintakan oleh terpidana itu. Pinangki diduga menerima uang sejumlah Rp7 miliar dari Djoko Tjandra. Dia terancam pasal 5 huruf b UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.

Djoko Tjandra pun juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Dia diduga memberi serangkaian hadiah atau gratifikasi kepada Pinangki untuk membantu pengurusan Fatwa MA yang menyatakan dirinya tidak perlu dieksekusi atas hukuman yang dijatuhkan pada 2009. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Dugaan Korupsi Nurdin Abdullah, 7 ASN Pemprov Sulsel diperiksa KPK

Hukum

Diperiksa KPK, Dirut Sarana Jaya Berserah kepada Tuhan

Hukum

Polda Metro Bongkar 1,129 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah dan Afrika

Hukum

Viral, Kajari Jaksel Jamu Dua Jenderal Polri Dengan Soto Betawi

Hukum

Divonis Seumur Hidup, Heru Hidayat Harus Bayar Uang Pengganti Rp 10,7 T

Hukum

Diduga Peras Wali Kota Tanjung Balai, Penyidik KPK Ditangkap Propam Polri

Hukum

JPU Minta Majelis Hakim Tolak Eksepsi Djoko Tjandra

Hukum

Novel Baswedan Siap Penuhi Undangan Komisi Kejaksaan