Home / Regional

Kamis, 23 April 2020 - 15:13 WIB

Pemkab PALI Kucurkan Insentif Untuk RT, RW, dan Pengurus Masjid

PALI, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), memberi kado istimewa kepada ketua RT, RW, dan pengurus masjid yang terdiri dari guru ngaji, imam, marbot (modin), dan ketua masjid yang ada di Bumi Serepat Serasan. Bupati PALI, H Heri Alimando, mencairkan insentif mereka bertepatan dengan HUT ke-7 kabupaten tersebut yang jatuh 22 April 2020.

Dana insentip tersebut langsung diberikan ke rekenening masing-masing penerima. Di samping pemberian insentif itu, Pemkab PALI juga menaikkan nominal yang diberikan, di mana untuk RT pada 2020 yang semula menerima Rp 330.000 per bulan naik menjadi Rp 400.000. Untuk RW yang semula menerima Rp 450.000 per bulan naik menjadi Rp 500.000 setiap bulannnya.

Pemberian insentif untuk RT, RW, Guru ngaji, imam, marbot (modin), dan ketua masjid itu, dibayarkan per triwulan. Dengan pencairan tersebut, di tengah wabah pandemi Covid-19 dan puasa pada bulan Ramadhan, bisa dikatakan sangat membantu untuk meringankan beban para RT dan RW, sekaligus menjadi penyemangat untuk meningatkan kinerjanya. Insentif itu, diberikan oleh H Heri Amalindo, Kamis (23/4/2020) di rumah dinas Bupati.

Baca juga  Maju Pilkada PALI, Heri Amalindo Kembalikan Formulir Ke Demokrat

“Untuk diketahui, saat ini setiap transaksi keuangan tidak boleh tunai, yakni melalui rekening bank penerima. Artinya, penerima harus mempunyai rekening bank dan mengambil inisiatif itu melalui bank. Dan penyerahan ini sengaja hanya simbolis beberapa orang karena kita saat ini dalam kondisi darurat wabah corona dan harus menghindari keramaian untuk hindari penyebaran virus tersebut,” kata Heri Amalindo.

Dikatakan, walau jumlah insentif tidak seberapa kenaikkannya, akan tetapi setidaknya bisa membantu dan menjadi penyemangat bagi RT, RW, imam, modin, guru ngaji, dan ketua Masjid dalam melaksanakan tugasnya. Pemberian insentif itu juga sesuai dengan visi misi yang salah satunya untuk mewujudkan PALI menjadi kabupaten yang Agamais.

“Upaya untuk mewujudkan PALI menjadi Agamis, bukan hanya mengajak masyarakat melaksanakan peribadatan atau sembahyang saja, tetapi juga mengajak masyarakat untuk semangat menimba ilmu agama. Untuk memberi semangat tenaga pengajar, imam, mudim dan ketua masjid pemerintah beri insentif meskipun nilainya tidak seberapa,” jelasnya.

Baca juga  Jadi Mitra Membangun Daerah, PWI Sumsel Dapat Hibah Mobil Operasional

Kepala Bagian Kesra PALI, Junaidi mengatakan, jumlah RT penerima insentif sebanyak 450 orang dan RW sebanyak 50 orang. Sedangkan jumlah guru ngaji, imam, mudim, ustadz dan ketua masjid sebanyak 1.270 orang. “Untuk insentif RT dan RW sudah bisa diambil ke bank yang telah di tunjuk, yakni bank SumselBabel. Sementara insentif guru ngaji, imam, modin dan ketua masjid insyaallah segera bisa dicairkan karena berkasnya sudah diserahkan ke BPKAD,” ujar Junaidi.

Sama seperti insentif untuk RT dan RW, insentif untuk imam, modin, ketua masjid, dan ustadz juga diberikan per triwulan sekali. Mereka menerima Rp 250.00 per bulan. Pemkab PALI juga memberikan insentif untuk pendeta dan pengurus gereja. (wit).

Share :

Baca Juga

Regional

Covid-19 di Jakarta: Jumlah Terinfeksi Sudah 2.082 Orang

Regional

Gubernur Sumsel Gratiskan Pemeriksaan Laboratorium Pasien Covid-19

Regional

Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu: Jangan Ganti Pancasila!

Regional

Serahkan Laporan ke BPK, Gubernur Sumsel Minta Kepala Daerah Responsif

Regional

Diputar Balik Petugas, 1.432 Kendaraan Gagal Masuk Sumsel

Regional

Kawal PPKM Mikro, Polda Sumsel Kerahkan Seluruh Personel

Regional

Disiplin dan Kesadaran Warga Menurun, Pasien Positif Covid-19 Palembang Naik

Regional

Sumsel Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 31 Oktober 2020