Home / Regional

Kamis, 9 April 2020 - 04:22 WIB

Pemkot Bogor Siap Adopsi Penerapan PSBB di DKI Jakarta

Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim. (ayob)

Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim. (ayob)

BOGOR, Transparanmerdeka.co – Dua kota penyangga DKI Jakarta, siap mengadopsi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diberlakukan mulai Jumat (10/4/2020). Hal itu terungkap ketika Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ketika melakukan koordinasi jarak jauh untuk menyatukan langkah dalam penerapan PSBB, guna mencegah penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Kamis (9/4/2020).

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, Pemkot Bogor dan sejumlah daerah lainnya sudah mengajukan surat rekomendasi penerapan PSBB kepada Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat. “Mudah-mudahan tidak ada kendala. Dalam satu atau dua hari ini kita akan bahas, kekurangannya kita lengkapi. Kemungkinan minggu depan pelaksanaan PSBB akan dilakukan di Kota Bogor,” katanya.

Menurutnya, poin-poin PSBB yang akan diterapkan di Kota Bogor hampir mirip dengan DKI Jakarta. “Jadi, poin-poinnya hampir sama dengan DKI Jakarta dalam penerapan PSBB. Bahkan, Gubernur DKI menawarkan Pergubnya itu dapat diadopsi dan diaplikasikan juga di daerah penyangga supaya ada kesatuan langkah dan ada efektivitas pelaksanaannya lebih terjamin,” ujar Dedie.

Baca juga  Masih Dirawat, Heri Amalindo Tak Hadir Saat Psikotes dan Tes Narkoba

Dengan adanya pembatasan yang lebih luas di Jakarta, artinya akan ada sebagian besar perkantoran di Jakarta tidak beroperasi. “Tapi ada yang dikecualikan, terkait dengan logistik, kesehatan, bahan pokok, energi, konstruksi, komunikasi informatika, keuangan dan lain sebagainya masih dibolehkan. Jadi filosofi dari PSBB ini adalah pembatasan yang sangat luas. Artinya tidak boleh ada kumpulan masa yang intensitas tinggi,” jelasnya.

Sedangkan, Pemkot Kota Bekasi akan memantau pergerakan warganya dan arus kendaraan di wilayah-wilayah berbatasan DKI Jakarta. Adapun pemantauan ini dilakukan sebagai persiapan jika PSBB akhirnya diterapkan di Kota Bekasi. “Kita ketahui bahwa Pemprov DKI akan melakukan kebijakan PSBB. Kita akan melakukan pemantauan moda transportasi baik pribadi maupun umum,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dadang Ginanjar.

Baca juga  1.142 Perusahaan Disidak Selama PSBB Transisi Jakarta, Satu Ditutup Sementara

Dikatakan, pemantauan pergerakan warga dan kendaraan itu dilakukan di tempat-tempat publik. Misalnya, stasiun (Stasiun Bekasi Kota, Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Kranji) dan Terminal Bekasi. Selain itu, pemantauan juga dilangsungkan di jalan-jalan besar yang berbatasan dengan Jakarta, yakni di Bintara Kalimalang, Pondok Gede, Medan Satria arah Pulogadung, dan Jalan raya Cibubur. Ada juga yang memantau jalan menuju gerbang tol, yakni Tol Bekasi Barat 1 dan Tol Barat 2, Tol Bekasi Timur. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Hari Pertama PSBB, Polisi: Hampir 50 Persen Masyarakat Melanggar

Regional

Elha Zudartila Sosialisasikan ITC Untuk PJJ di SD Negeri 162 Palembang

Regional

Baru Dilantik 11 Hari, Bupati OKU Meninggal Setelah Terpapar Covid-19

Regional

Bantuan Sosial Tak Tepat Sasaran, Kepala Dinas Sosial PALI: Itu Kesalahan Sistem

Regional

Wagub Sumsel: HDMY Tuntaskan Masalah Infrastruktur Sumsel

Regional

MK Kabulkan Gugatan PSU di Pilkada PALI

Regional

Warga Palembang Kebagian 5.000 Paket Sembako dari Presiden

Regional

Peringatan Tujuh Hari Meninggalnya Mantan Ketua PWI PALI Marwito