Home / Nasional

Senin, 15 Juni 2020 - 08:26 WIB

Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Anggota Dewan Sayangkan Mal Kembali Dibuka

Salah seorang pengunjung memakai hand sanitizer yang dilengkapi dengan sensor di Senayan City, Jakarta. (indozone)

Salah seorang pengunjung memakai hand sanitizer yang dilengkapi dengan sensor di Senayan City, Jakarta. (indozone)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Anggota Komisi IX DPR RI, Anas Thahir, memberi tanggapan mengenai dibukanya kembali mal-mal di Jakarta di saat penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 masih tinggi. Dia sangat menyayangkan langkah yang dilakukan dan mengimbau agar semia pihak tetap berhati-hati jika ingin bepergian ke luar rumah, selalu menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Apa boleh buat. Situasi belum aman. Bahkan masih berisiko tinggi jika masyarakat nekat keluar rumah tanpa mengikuti standar protokol kesehatan. Semua pihak harus tetap berhati-hati. Karena angka positif Covid-19 masih terus bertambah di sejumlah daerah,” kata Anas Thahir kepada wartawan, Senin (15/6/2020)

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut berharap masyarakat masih bisa menahan diri untuk tidak bepergian ke tempat-tempat umum jika tidak melakukan hal yang penting. “Jika terpaksa harus dilakukan, jangan lupa pakai masker, jaga jarak dan taati aturan. Sebab perilaku masyarakat akan sangat menentukan terhadap berhasil atau tidaknya pengendalian wabah Covid-19,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Fraksi partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino yang meminta Pemprov DKI tak boleh tunduk dengan pengusaha mal yang nakal dan tidak mematuhi aturan penerapan protokol kesehatan virus corona (Covid-19) selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi berlangsung di DKI Jakarta.

Baca juga  Update Covid-19 pada 15 November: Total Pasien Positif Sudah 467.113 Orang

Menurut Wibi, awal ditutupnya mal dan pusat perbelanjaan di ibukota adalah karena adanya krisis kesehatan yang terjadi di Jakarta. Terlebih, Jakarta sempat dinyatakan sebagai episentrum atau lokasi dengan penularan Covid-19 tertinggi di Indonesia. Karenanya, jika di tengah pemberian pelonggaran PSBB, pengusaha mal dan sektor perekonomian mestinya berpikir untuk bisa menjaga dan memastikan agar tidak terjadi lagi krisis kesehatan sebelumnya pernah terjadi.

“Kepatuhan mutlak pengelola mal ialah memberikan rasa aman kepada pengunjung dan pekerja. Seluruh elemen, termasuk pengelola mal dan para pengunjung harus menempatkan rasa aman di atas segalanya. Baik pengunjung maupun pekerja mal juga berkewajiban untuk patuh tanpa syarat atas semua ketentuan yang sudah dibuatkan,” ujarnya.

Dia pun mengingatkan beberapa kewajiban yang dipatuhi di masa PSBB transisi ialah berkegiatan hanya jika sehat, kewajiban menggunakan masker, ketersediaan tempat cuci tangan, jaga jarak, dan mematuhi protokol setiap ruangan hanya boleh diisi 50% dari kapasitas.

Baca juga  IDI Berduka, Tercatat 94 Dokter Meninggal Karena Corona

“Harus tegas dikatakan bahwa pembukaan mal di Jakarta bukan karena Covid-19 sudah bisa diatasi. Jumlah pasien positif Covid-19 di Ibu Kota kemarin bertambah 115 orang sehingga total mencapai 8.863 orang. Jumlah itu setara dengan 23,7% dari total nasional yang berjumlah 37.420 orang positif Covid-19,” imbuhnya.

Dengan demikian, harus ada kesadaran dalam diri setiap individu bahwa Covid-19 masih bisa menyerang kapan saja. Karena itu, kepatuhan akan protokol kesehatan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bila perlu, bersamaan dengan pembukaan pada mal, aparat keamanan hendaknya ikut mengawasi semua mal.

Wibi mengungkapkan bahwa pembukaan kembali pasar tradisional yang menjelma menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 harus menjadi pelajaran. Penyebabnya diduga antara lain pengunaan uang kertas dan mengabaikan protokol kesehatan oleh pengunjung maupun pedagang. Sebaiknya pembayaran di mal memakai cashless untuk meminimalkan perpindahan fisik uang sebagai media penyebaran virus. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jadi Calon Tunggal Kapolri, Listyo Sigit Diminta Tetap Lembut dan Bijaksana

Nasional

Bersama Herman Deru, Sumsel Raih Predikat Provinsi Terinovatif 2020

Nasional

Update Covid-19 pada 17 Januari: Pasien Positif Tembus 907.929 Orang

Nasional

Sikapi Jual-Beli di Pasar, Ketum IKAPPI: Aman Dengan Protokol Kesehatan

Nasional

Penambahan Kasus Positif Covid-19 Catat Rekor, Jawa Timur Paling Tinggi

Nasional

Update Covid-19 Pada 17 November: Kasus Positif Mencapai 474.455

Nasional

Lantik 1.271 Pegawai Jadi ASN, Firli Bahuri: Koruptor Pengkhianat Pancasila

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 23 September: Pasien Meninggal Dekati Angka 10.000 Orang