Home / Politik

Kamis, 27 Agustus 2020 - 10:02 WIB

Pilkada Serentak Jadi Momentum Gerakan Melawan Covid-19

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Indonesia kembali melakukan pilkada secara serentak. Pilkada serentak akan diselenggarakan pada Rabu (9/12/2020). Namun, ada yang membedakan dari pilkada sebelumnya, di mana pilkada kali ini dilakukan dalam situasi Indonesia menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Arief Budiman, Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyebutkan bahwa mereka tengah menyiapkan empat peraturan KPU yaitu mengenai pencalonan, kegiatan kampanye, dana kampanye, dan penerapan protokol kesehatan.

Salah satu peraturan yang diusulkan KPU kepada pemerintah dan DPR guna penerapan protokol kesehatan yakni setiap bakal pasangan calon harus melakukan tes swab. “Setiap bakal pasangan calon, sebelum nanti dilakukan pemeriksaan kesehatannya, mereka harus melakukan swab test,” kata Arief saat berdialog di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta.

Dia kemudian memberikan perkembangan mengenai sumber daya manusia (SDM) di KPU RI. Gabungan dari KPU RI, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, serta jajaran adhoc telah melakukan tes swab. Selain itu disinfeksi juga telah dilakukan di kantor KPU RI.

Baca juga  Bawaslu Selidiki Dugaan Politik Uang di Pilkada PALI

Mengenai perkembangan terkait bakal pasangan calon, dikatakan, bahwa calon perseorangan sedang berada di dalam tahap akhir sebelum putusan lolos ke tahap pendaftaran. Lalu untuk calon yang diusung oleh partai politik, sedang dilakukan rapat koordinasi antara KPU RI dan partai politik tingkat pusat.

Terkait pelaksanaan kampanye, Arief menjelaskan, kampanye akan dilaksanakan dengan membatasi jumlah orang untuk memungkinkan dilakukannya jaga jarak. Alat peraga kampanye (APK) yang biasanya berupa kaos, topi, dan sebagainya, akan berubah menjadi hand sanitizer, masker, dan face shield.

“Apabila di tengah pencalonan pasangan calon terinfeksi Covid-19, kampanye dapat dilakukan secara daring oleh yang bersangkutan. Tema kampanye diharapkan dalam visi misi menyampaikan tentang strategi perlawanan terhadap pandemi Covid-19. Namun, tema kampanye ini masih berada dalam tahap diskusi,” jelasnya.

Dia juga memprediksi beberapa kendala pada pilkada serentak yang kali ini dilakukan di akhir tahun, di antaranya adalah distribusi logistik dan cuaca ekstrem. Kendati demikian, KPU RI telah mempersiapkan strategi dalam menghadapi kendala-kendala tersebut.

Baca juga  Aktifkan Kembali Evi Novida Ginting, KPU Dinilai Cederai Etika Pemilu

Diingatkannya, seluruh masyarakat Indonesia harus berperan aktif dalam pilkada. Tidak hanya dilakukan pada hari pemungutan suara, namun pada seluruh tahapan. Kemudian masyarakat juga diharapkan mengikuti kegiatan kampanye yang dilakukan oleh kandidat sehingga dapat memperoleh informasi sebagai bahan untuk menentukan pilihan.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Bina Administrasi dan Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA mengatakan, Kemendagri memberikan dukungan penuh kepada KPU RI. Kemendagri juga tengah memastikan KPU Daerah dapat menjalankan tugas dalam rangka penyelenggaraan Pilkada serentak ini. Dalam pelaksanaan tugas oleh penyelenggara, segala kegiatan tidak boleh menghambat berjalannya gerakan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak).

Melalui aplikasi video daring, Safrizal juga berpesan agar Pilkada serentak ini dapat dijadikan momentum untuk melawan pandemi Covid-19, mengingat APK yang akan digunakan pun berupa alat-alat yang dapat menunjang pendisiplinan protokol kesehatan. “Mudah-mudahan kita dapat melalui (Pilkada serentak) ini dengan sukses, demokrasi tetap berjalan, kesehatan juga tetap terjaga,” tutupnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Politik

Jelang Pilkada Serentak, Ini Pesan KPK Untuk Para Kepala Daerah

Politik

KPK Heran, Ada Cakada Berharta Minus Rp3,5 M

Politik

Kabareskrim: Netralitas Polri Harga Mati di Pilkada Serentak

Politik

Aktifkan Kembali Evi Novida Ginting, KPU Dinilai Cederai Etika Pemilu

Politik

Bawaslu Selidiki Dugaan Politik Uang di Pilkada PALI

Politik

7 KPUD Sumsel Terima 11 Berkas Bakal Paslon

Politik

Kematian Covid-19 Sumsel Lampaui Nasional, IDI Minta Pilkada Ditunda

Politik

Gubernur Sumsel Terbitkan SK PAW Kursi Golkar di DPRD Palembang