Home / Regional

Kamis, 9 April 2020 - 03:58 WIB

Polda Metro Jaya: Tak Ada Penutupan Jalan Selama PSBB di Jakarta

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana. (JPNN)

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana. (JPNN)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Polda Metro Jaya memastikan tidak ada penutupan jalan saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di DKI Jakarta yang akan dimulai Jumat (10/4/2020) besok. Pemberlakuan PSBB selama 14 hari, memang akan terjadi ]pembatasan kegiatan tertentu untuk mencegah kemungkinan penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang semakin meluas di Ibu Kota.

Isu akan terjadi penutupan jalan di DKI Jakarta itu, dibantah langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui Instagram Polda Metro Jaya, Kamis (9/4/2020). Itu dilakukannya setelah Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan masa sosialisasi penerapan aturan PSBB selama dua hari yaitu 8-9 April 2020 sebelum menerapkan kebijakan tersebut secara penuh pada 10 April 2020.

Baca juga  Tim Itjenad Laksanakan Pengawasan Post Audit di Kodam II/Sriwijaya

“Perlu kami sampaikan bahwa PSBB ini merupakan opsi yang sangat bijak dan solusi terbaik dari beberapa opsi yang ada. Sejauh ini, pembatasan moda transportasi adalah tidak ada penutupan dan pengalihan arus jalan baik akses masuk muapun keluar Jakarta. PSBB juga maksudnya ialah physical distancing, jadi tidak ada penutupan jalan,” jelas Kapolda Metro Jaya tersebut.

Hal serupa juga dikatakan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo. Menurutnya, menjaga jarak dengan pembatasan kapasitas di kendaraan merupakan pilihan terbaik. “Tidak ada penutupan jalan di wilayah DKI Jakarta hingga saat ini,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebut bahwa berdasarkan aturan PSBB yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 dan diturunkan secara rinci di Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020, kendaraan pribadi masih bisa beroperasi. “Kendaraan pribadi bisa berkegiatan seperti biasa namun harus ada physical distancing,” ujar Anies pada konferensi pers di Jakarta, Selasa lalu.

Baca juga  Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu: Jangan Ganti Pancasila!

Syarat tersebut harus dilakukan dengan cara membatasi penumpang supaya penyebaran wabah Covid-19 tidak semakin meluas. Maka, dalam satu mobil tidak boleh ditempati lima sampai tujuh orang tergantung jenis dan tipe kendaraan yang digunakan. Begitu juga sepeda motor, untuk sementara diimbau untuk tidak membawa penumpang orang. Ini akan diatur dalam peraturannya secara detail, tetapi intinya akan ada pembatasan jumlah penumpang perkendaraan. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Pelamar Seleksi CPNS Pemkab Bekasi Jalani Tes SKD Di Bandung

Regional

Sumsel Jadi Pusat Pembenihan Bibit Sapi Unggul

Regional

UMK Palembang 2021 Ditetapkan Naik 3,33 Persen

Regional

Akibat Pandemi Covid-19, Ekonomi Sumsel Minus 2,30% Pada Triwulan II

Regional

Pemkot Palembang Perbolehkan Shalat Tarawih dan Pasar Beduk

Regional

Ini Dia Penyebaran Pasien Positif Covid-19 di Jakarta

Regional

Silaturahim Yayasan GANN dan Syukuran Kantor

Regional

Ada Tes Urine Satpol PP Kota Palembang, 150 Anggota Menghilang