Home / Nasional

Sabtu, 19 Juni 2021 - 20:14 WIB

Polemik TWK Pegawai KPK, Romio Franz: Jangan Benturkan Pancasila dengan Agama

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyakara, Franz Magnis Suseno menilai pembuat pertanyaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk pegawai KPK soal pilih Al Quran atau Pancasila justru gagal paham.

Dia lantas menyebut kalau pembuat pertanyaan tersebut lah yang tidak Pancasilais. Franz mengaku tidak habis pikir dengan adanya pertanyaan itu dalam soal TWK pegawai KPK yang hendak beralih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga  Jubir Satgas Covid-19: Vaksin Bukan Jaminan Untuk Menuntaskan Pandemi

Menurutnya, pertanyaan seperti itu justru menggerogoti kesetiaan pada Pancasila karena memberi kesan bahwa harus memilih antara Pancasila dan agama.

“Jadi yang membuat pertanyaan ini sendiri tidak Pancasilais dan tidak mengerti,” kata Franz dalam webinar LP3ES bertajuk Pancasila: Tandingan Agama atau Etika Kebangsaan? Sabtu (19/6/2021).

Karena itu pula, Franz menilai kalau seharusnya soal tersebut diajukan bagi pembuat pertanyaan itu sendiri. “Tidak benar kalau soal semacam itu malah digunakan untuk menilai kesetiaan kebangsaan dan kemanusiaan seseorang,” tegasnya.

Baca juga  Berkat Ketua RT di Palembang, Puskesmas Vaksinasi 60 Lansia Per Hari

Di sisi lain, Franz menganggap kalau Pancasila dan Al Quran itu bisa berjalan bersamaan tanpa harus menjadi pilihan. Seorang muslim, dijelaskannya tentu akan berpegang pada pedoman Al Quran. Tetapi juga dia bakal ber-Pancasila untuk negara.

“Karena justru sebagai orang Islam yang berpegang pada Alquran dia melihat Pancasila sangat bagus,” pungkas Franz. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 pada 24 Desember: Pasien Positif Sudah 692.838 Orang

Nasional

Ada 13 Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Ini 5 Manajemen Kotinjensi Dari Kapolri

Nasional

Calon Kapolri: Senior Punya Ruang dan Junior Berprestasi Punya Kesempatan

Nasional

Update Covid-19 pada 10 Mei 2021: Kasus Baru Tambah 4.891 Orang

Nasional

Update Covid-19 pada 6 April: Pasien Positif Tambah 4.549 Orang

Nasional

Ahmad Riza Patria: PSBB Serentak Jawa-Bali Usulan DKI Jakarta

Nasional

Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 325

Nasional

Reisa Broto Asmoro: Masa Pandemi Covid-19 Waspadai Wabah Ganda