Home / Hukum

Selasa, 4 Agustus 2020 - 02:33 WIB

Polisi Buru Anggota Youtuber Palembang Yang Buron

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menunjukkan barang bukti yang diamankan dari Youtuber Palembang (Lip6)

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menunjukkan barang bukti yang diamankan dari Youtuber Palembang (Lip6)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Tim Mapolrestabes Palembang sudah menangkap dua anggota Youtuber Palembang, Edo Putra (24) dan Diky Firdaus (20), yang memproduksi dan memposting video prank bagi-bagi kantong daging kurban berisi sampah.

Video prank yang berjudul ‘Prank Bagi Bagi Daging ke Emak-Emak Isinya sampah #THEREALPRANK’, diposting pada tanggal 31 Juli 2020, yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Namun, tim Mapolrestabes Palembang belum berpuas diri dengan tertangkapnya duo Youtuber Palembang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Anggota kepolisian masih memburu anggota tim Channel Youtube Edo Putra Official, yaitu HY dan IS. Kedua orang tersebut diduga turut serta dalam produksi video prank sampah tersebut.

Baca juga  Kasus Gratifikasi Mantan Bupati Kepulauan Talaud, KPK Panggil Lima Saksi

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, mereka masih memburu dua orang anggota tim Youtuber Palembang tersebut dan sudah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dua orang sudah ditetapkan tersangka. Dua orang lainnya masih DPO dan kami sudah mengantongi identitas keduanya,” ucapnya saat menggelar Pers Rilis di Mapolrestabes Palembang.

Baca juga  Jaksa Pinangki Bantah Bikin Action Plan Urus Fatwa MA Djoko Tjandra

Penangkapan kedua Youtuber Palembang tersebut, dilakukan tim Mapolrestabes Palembang di kediaman tersangka masing-masing. Yaitu di Kabupaten Banyuasin Sumsel, pada hari Sabtu (1/8/2020) lalu.

Menurut Kapolrestabes Palembang, video prank sampah Youtuber Palembang tersebut dinilai membuat keonaran di tengah masyarakat. Serta aksi para tersangka telah memenuhi unsur pidana.

Beberapa barang bukti juga sudah dikumpulkan timnya, termasuk dua unit telepon genggam dan pakaian kedua tersangka yang digunakan saat video dibuat. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Residivis Jadi Anggota DPRD Palembang, Nyambi Bandar Narkoba

Hukum

KPK Amankan Dokumen dan Penyediaan Sembako Bansos Covid-19

Hukum

Periksa Ketua BPK, KPK: Saksi Meringankan Rizal Djalil

Hukum

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kebakaran Gedung Kejagung

Hukum

Kejagung Minta Komjak Tidak Perlu Periksa Jaksa Pinangki

Hukum

Kejagung Periksa Tersangka Mantan Dirut BTN Pekan Depan

Hukum

Dewas Minta Pimpinan KPK Usut Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan

Hukum

KPK Panggil Dua Saksi Kasus Korupsi Bupati Muara Enim