Home / Regional

Kamis, 9 April 2020 - 07:34 WIB

Polisi: Kasus Hoaks Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (merdeka)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. (merdeka)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa kasus kejahatan terkait kabar bohong atau hoaks selama pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Tanah Air. “Sebenarnya modus kejahatan baru saat ini tidak ada, tapi ada peningkatan di beberapa sektor yang terjadi seperti hoax, penebar kebencian, menyebarkan berita bohong tentang Covid-19,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.

Dia mengklaim kondisi ini berbanding terbalik dengan kejahatan jalanan yang belakangan justru menurun. “Crime total dibandingkan dengan April, misalnya Maret tahun yang lalu itu menurun. Dan juga kita bandingkan lagi dengan hari per hari atau bulan per bulan. Satu hari berapa sih laporan yang masuk ke sini, itu di bawah dari hari yang sebelum Covid-19,” jelasnya di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Baca juga  Jembatan Musi VI Kota Palembang Masih Uji Coba

Dikarenakan kasus hoaks terkait berita Covid-19 terus meningkat, Yusri pun mengaku bahwa pihaknya akan semakin gencar dalam melakukan patroli siber. “Kepolisian terus melakukan patroli siber ya, memprofiling mereka-mereka semua. Terus kemudian kita akan menindak tegas para pelaku-pelakunya,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus penyebaran berita bohong atau hoaks terkait Virus Corona atau Covid-19 per hari ini bertambah tujuh kasus. Semula berjumlah 63 kasus, kini menjadi 70 kasus. “Sampai hari ini jumlahnya ada 70 kasus,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Div Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Baca juga  Wakil Wali Kota Palembang: Jangan Lebaran di Luar Sumsel

Dia pun merinci, sejumlah kasus yang kini sedang ditangani pihaknya. Polda Jawa Timur menangani 11 kasus dan Polda Metro Jaya menangani 10 kasus. “Kalau kita lihat secara rangking, tiga besar di atas adalah pertama Jawa Timur 11, Polda Metro Jaya 10, ketiga ada beberapa Polda dan Bareskrim. Di antaranya Bareskrim, Jabar, Lampung menangani 5 kasus,” sebutnya.

Atas perbuatan para pelaku penyebar hoaks tentang Covid-19, dijerat Pasal 45 dan 45 A tentang UU ITE dengan pidana 6 tahun penjara dan Pasal 14 dan 15 UU no 1 1946 tentang peraturan pidana dengan ancaman 10 tahun. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Peduli Korban Banjir, Pertamina Asset 2 Serahkan Sembako Ke Desa Semangus

Regional

Cegah Karhutla, Sumsel Siapkan Anggaran Rp30 Miliar

Regional

Diputar Balik Petugas, 1.432 Kendaraan Gagal Masuk Sumsel

Regional

KPU Kabupaten PALI Gelar Rakor PDPT PPK dan PPS

Regional

85.252 KK Palembang Akan Terima Bansos Sembako Tahap IV

Regional

Jalan Simpang Raja-Jeramba Besi Rusak Parah, PT MHP Memperbaiki Setengah Hati

Regional

Untuk Cegah Banjir, Pemkot Palembang Ajak Kader Lingkungan Gotong Royong

Regional

Punya Penyakit Penyerta Berisiko, 4.145 Nakes di Sumsel Batal Divaksin