Home / Gaya Hidup

Sabtu, 28 Maret 2020 - 04:21 WIB

Positif Corona, Pasien Ini Galang Bantuan Untuk Warga Terdampak WFH

Jakarta, Transparanmerdeka.co
Dinyatakan positif Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19, pasien berinisial RS tidak lantas menyerah karena ini bukanlah akhir segalanya. Sebaliknya dia justru memikirkan nasib sesama. Kepeduliannya terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak kebijakan work from home (WFH) memicunya untuk melakukan sesuatu.

RS yang dinyatakan positif corona dan dirawat di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, justru menggalang bantuan untuk masyarakat berpenghasilan rendah terdampak kebijakanWFH. “Yang jadi persoalan selama penerapan ‘work from home’ itu masyarakat penghasilan rendah, yang tiap hari harus ada pendapatan,” kata RS di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

RS mengatakan anjuran pemerintah untuk bekerja dari rumah selama dua pekan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran corona harus dituruti seluruh masyarakat. “Kita diminta tinggal di rumah dua pekan dengan harapan mengisolasi diri menghindari pertemuan, kalau keluar jaga jarak dengan harapan penularan bisa dicegah. Kalau virus ada di kita selama 14 hari bisa mati dengan sendirinya,” katanya seperti dilansir ‘pikiranrakyat’.

Baca juga  Riko Simanjuntak: Sudah Nyaman Di Jakarta dan Jadikan Monas Sebagai Tempat Favorit

Namun kebijakan itu dinilai RS bisa berimbas pada pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah yang rutinitasnya bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup harian. Penyediaan fasilitas internet dan izin membawa alat komunikasi di ruang isolasi RSKD Duren Sawit pun dimanfaatkan RS untuk menghimpun bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya ngobrol dengan teman-teman alumni Universitas Indonesia, sekarang ini dari kita untuk kita, kalau di lingkungan kita, galanglah (bantuan). Minimal ajak mereka ikuti anjuran pemerintah dan kebutuhan minimum mereka bisa dibantu,” kata warga Jakarta Pusat itu.

Baca juga  Cristiano Ronaldo Inginkan Ini Setelah Pensiun

RS juga mengajak koleganya yang kini aktif berkecimpung di komunitas sosial untuk mendukung peran pemerintah dalam memutus mata rantai wabah corona. “Kalau saya bilang ke teman-teman saya yang aktif di komunitas, yang perlu sekarang adalah dukungan buat pemerintah, corona ini belum sampai titik puncaknya di Indonesia,” katanya.

Berdasarkan hasil obrolan RS bersama para perawat dan dokter, jumlah pasien corona yang datang ke RSKD Duren Sawin saat ini terus bertambah. Sejak RS dirujuk dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran pada Rabu 18 Maret 2020, jumlah penanganan pasien sekarang mencapai puluhan “Saat saya masuk mereka bilang saya pasien kasus ke-12 atau ke-13. Tapi Rabu (25/3/2020), sudah ada 42 pasien di RSKD Duren Sawit,” katanya. (adm)

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Ini Cerita Dokter Relawan di Garda Terdepan Penanganan Covid-19

Gaya Hidup

Setelah Bebas Murni, Vanessa dan Bibi Berencana Pindah ke Bali

Gaya Hidup

Olimpiade Ditunda, Jojo Ingin Turunkan Berat Badan

Gaya Hidup

Terkait Penyalahgunaan Narkoba, Polisi Tangkap Vanessa Angel

Gaya Hidup

Eko Patrio Tolak Rapid Test Virus Corona Untuk Anggota Dewan dan Keluarga

Gaya Hidup

Riko Simanjuntak: Sudah Nyaman Di Jakarta dan Jadikan Monas Sebagai Tempat Favorit

Gaya Hidup

Buka Suara Soal Omnibus Law, Iwan Fals Dapat Komentar Sinis Warganet

Gaya Hidup

Raffi Ahmad Divaksin Covid-19 Perdana Bersama Presiden Joko Widodo