Home / Nasional

Minggu, 16 Februari 2020 - 14:16 WIB

Presiden Ingin Ibu Kota Pindah, Mendikbud Bangun Gedung Megah Di Jakarta

Jakarta, Transparanmerdeka.co

Ketua DPP PKS, Ledia Hanifa. mengkritik kurangnya koordinasi Menteri dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal itu menanggapi survei 100 hari periode kedua Presiden Joko Widodo. Dia heran ada kebijakan menteri Jokowi yang tidak sejalan.

Politikus wanita PKS itu mencontohkan soal kebijakam Jokowi yang ingin memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Namun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin Nadiem Makarim menganggarkan pembangunan gedung megah empat lantai di Jakarta.

“Lucunya nih, di dalam pembahasan Komisi X misalnya untuk APBN 2020, ada usulan untuk membangun salah satu gedung megah berlantai empat untuk salah satu kementerian mitra Komisi X dan itu letaknya di Jakarta. Bukan di ibu kota baru seperti yang diinginkan Presiden. Gedung itu bernilai sekian ratus miliar,” kata anggota Komisi X itu dalam rilis survei Indo Barometer di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Baca juga  Update Covid-19 pada 12 April: Kasus Aktif Turun 586 Orang

Ledia awalnya tak menyebut nama kementerian yang dimaksud. Namun, belakangan dia memastikan mitra kerja Komisi X itu adalah Kemendikbud. Menurutnya, seharusnya para Menteri itu sejalan dengan Presiden. Jika program Presiden Jokowi ingin memindahkan ibu kota, seharusnya diikuti pula dengan kebijakan Menteri.

Baca juga  Kualitas Hidup Masyarakat Jakarta Terbaik di Indonesia

Sementara, survei Indo Barometer menunjukkan publik setuju pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. “Mayoritas publik yakni (53,8 persen) menyatakan setuju dengan rencana pemindahan ibu kota Negara ke Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan publik yang tidak setuju (30,4 persen),” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari.

Jokowi juga dinilai akan berhasil memindahkan ibu kota karena sudah berhasil membangun infrastruktur (53,1 persen). “Mayoritas (45,9 persen) publik berpendapat bahwa Presiden Jokowi akan berhasil membangun Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur. Sedangkan publik yang berpendapat Presiden Jokowi akan gagal membangun Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur (18,9 persen),” pungkasnya. (ato)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 Pada 10 November: Pasien Sembuh Mencapai 375.741

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia Per 11 Juni: Bertambah 979 Orang

Nasional

Terkait Virus Corona, Posko Tanggap Pemprov DKI Terima 2.689 Telepon

Nasional

Presiden Joko Widodo Dorong Vaksinasi Covid-19 di Jatim Dipercepat

Nasional

Ketua KPK: Sumsel dan Pertamina Harus Kelola Aset Untuk Kesejahteraan Warga

Nasional

Ketika Menteri Tak Indahkan Teguran Keras Presiden Jokowi dan Menkeu Sri Mulyani

Nasional

Update Covid-19 pada 11 Juni 2021: Kasus Baru Tambah 8.083 Orang

Nasional

Ini 136 Kabupaten/Kota Masuk Zona Kuning Pandemi Covid-19