Home / Olahraga

Kamis, 17 Juni 2021 - 16:52 WIB

Preview EURO 2020: Tragedi Eriksen Penyemangat Denmark

Romelo Lukaku ketika menaklukkan kiper Denmark Kasper Schmeichel. Kini Lukaku kembali menjadi andalan Belgia saat bertemu Denmark. (tagar)

Romelo Lukaku ketika menaklukkan kiper Denmark Kasper Schmeichel. Kini Lukaku kembali menjadi andalan Belgia saat bertemu Denmark. (tagar)

KOPENHAGEN, Transparanmerdeka.co – Tuan rumah Denmark, masih belum bisa melupakan tragedi yang dialami Christian Eriksen yang pingsan saat dikalahkan Finlandia pada laga pembuka Grup B EURO 2020. Tanpa Eriksen, Denmark akan menjamu, Belgia di Stadion Parken di Kopenhagen, Denmark, Kamis (17 Juni 2021) pukul 23.00 WIB.

Pendukung Denmark yang akan mengisi sebagian stadion Parken di Kopenhagen, akan memberikan penghormatan berupa standing ovation pada menit kesepuluh pertandingan, untuk menghormati andalan Denmark berkostum nomor sepuluh, Eriksen. Dia akan menjadi penyemangat tim berjuluk ‘Dynamit’ pada laga ini.

Denmark harus kembali fokus pada laga kedua Grup B setelah lima hari terguncang insiden tumbangnya Eriksen yang mungkin turut menggerus mental mereka sehingga kalah melawan Finlandia. Tetapi saat mereka bangkit ini, lawan yang dihadapi dalam laga keduanya di Grup B itu adalah Belgia, salah satu tim yang dijagokan jadi juara.

Eriksen dikabarkan kian membaik dan itu membuat semangat Denmark terpacu untuk siap membalikkan ramalan siapa pun mengenai pertemuannya dengan lawannya yang kelas berat itu. Menurut pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, pemain Denmark sudah pulih kembali baik secara fisik maupun mental.

“Kami sudah siap menunjukkan kembali siapa kami. Kami sudah menunjukkan hal itu di dalam dan di luar lapangan Sabtu lalu. Dan kembali Kamis ini kami akan menunjukkan siapa kami sebenarnya, dan bagaimana kami bermain serta bagaimana kami bertarung,” kata Hjulmand seperti dikutip dari kantor berita AP.

Baca juga  Terkait Gratifikasi Nurdin Abdullah, KPK Cecar Politikus Gerindra

Denmark juga mendapat energi tambahan dari penonton yang datang lebih banyak setelah Stadion Parken membolehkan 25.000 orang hadir atau lebih banyak dibandingkan 15.000 orang yang hadir pekan lalu. Faktor emosional pasca-insiden Eriksen dan penonton yang menginginkan mereka bangkit, bisa membuat pembeda Denmark dari Belgia.

Denmark tetap harus waspada, bukan semata karena Belgia menduduki peringkat pertama dunia versi FIFA. Perjalanan untuk lolos ke babak 16 besar masih belum pupus. Kuncinya adalah mengalahkan Belgia dan mengalahkan Rusia pada laga terakhir Grup.

Kasper Hjulmand memiliki skuad yang hampir seluruhnya siap diturunkan untuk menghapus malapetaka saat melawan Finlandia. Dia kembali berharap kepada Simon Kjaer yang sempat terpukul oleh insiden yang menimpa sahabatnya Eriksen. Kjaer akan kembali bermitra dengan Andreas Christensen, membentengi penjaga gawang Kasper Schmeichel.

Untuk bek sayap, Denmark tetap mengandalkan Daniel Wass dan Joakim Maehle yang instrumental bagi tim baik dalam membentuk pertahanan yang solid maupun saat membantu serangan untuk tiga penyerang yang juga menjadi pola serangan Hjulmand saat melawan Belgia.

Sebelum masuk putaran final Euro edisi ini, Denmark menggenggam catatan mengesankan hanya dua kali kalah dalam 23 pertandingan terakhir. Tapi kedua kekalahan itu terjadi di tangan Belgia. Memang ada banyak alasan untuk waspada terhadap Belgia. Itu termasuk penampilan nyaris sempurna mereka saat menggebuk Rusia 3-0.

Baca juga  Update Covid-19 pada 3 Februari: Tambah 11.984, Kasus Positif Jadi 1.111.671

Yang juga harus diperhatikan adalah kekuatan skuadnya yang merata yang kini bakal semakin kuat saja oleh akan masuknya lagi playmaker Kevin De Bruyne yang sudah berlatih penuh pekan ini setelah mengalami cedera wajah.

“Pastinya saat ini pertanyaannya adalah berapa lama Kevin De Bruyne bisa bermain,” kata pelatih kepala timnas Belgia Roberto Martinez. “Saya senang sekali atas kemajuan yang dia capai,” sambungnya.

Kabar itu masih ditambah dengan kemungkinan gelandang Axel Witsel juga sudah siap dimainkan Belgia setelah absen karena cedera otot achilles. Bahkan kapten Eden Hazard kian dekat untuk bisa bermain lagi bersama rekan-rekan timnasnya. Ini semua bisa membuat Belgia terlihat semakin menyeramkan. (goe)

Prakiraan Pemain:
Denmark (4-3-3): Kasper Schmeichel; Daniel Wass, Simon Kjaer, Andreas Christensen, Joakim Maehle; Thomas Delaney, Pierre-Emile Hojbjerg, Mathias Jensen; Yussuf Poulsen, Kasper Dolberg, Martin Braithwaite. Pelatih: Kasper Hjulmand.
Belgia (3-4-3): Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Dedryck Boyata, Thomas Vermaelen; Thomas Meunier, Youri Tielemans, Leander Dendoncker, Thorgan Hazard; Dries Mertens, Romelo Lukaku, Yannick Carrasco. Pelatih: Roberto Martinez.

Share :

Baca Juga

Olahraga

Sempat Dibatasi, Transportasi Umum Di Jakarta Kembali Dinormalkan

Olahraga

Stadion Jakabaring Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Olahraga

Serius Berlatih, Atlet Pelatda PON Sumsel Bakal Dievaluasi

Olahraga

BWF World Tour Finals 2020: Ginting Gagal Ke Semifinal

Olahraga

Bebas Dari Covid-19, Sanya Siap Jadi Tuan Rumah Asian Beach Games

Olahraga

Joko Widodo Cek Fasilitas Penyelenggaraan Piala Dunia U-20

Olahraga

Hafiz/Gloria Lolos Ke Semifinal Thailand Masters 2020

Olahraga

Satu Grup Dengan India dan Filipina, Indonesia Tetap Waspada