Home / Nasional

Sabtu, 19 Juni 2021 - 22:19 WIB

Prihatin Covid-19 Mengganas, Profesor Zubairi: Lockdown Sebelum Telat

Profesor Zubairi Djoerban

Profesor Zubairi Djoerban

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Kasus Covid-19 kembali mengganas di Indonesia. Lonjakan kasus yang kembali menyentuh angka 12 ribu per hari makin ramai diperbincangkan. ‘

Prihatin dengan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, Ketua PB IDI Profesor Zubairi Djoerban menyarankan agar Pemerintah jangan sungkan-sungkan untuk melakukan lockdown.

Sudah hampir setahun setengah, Indonesia bahkan seluruh dunia menghadapi ancaman Covid-19 yang mematikan yang sampai saat ini. Jika dihitung, sampai saat ini sudah ada jutaan manusia yang meninggal dunia karena virus Covid-19.
adm)
Profesor Zubairi menyarankan agar pemerintah kembali melakukan lockdown. Wacana lockdown adalah satu-satunya cara untuk menekan laju pertumbuhan kasus positif Covid-19.

Baca juga  Kejagung Usut Aliran Dana Asabri ke Petinggi Sriwijaya Air

“Saya kembali ulangi saran saya: lockdown, semua liburan dan perjalanan tidak penting harus dihentikan sejenak,” kata Prof Zubairi seperti ciutanya pada Twitter @ProfesorZubairi yang dikutip Sabtu (19/6/2021)

Menurutnya, keadaan saat ini sedang tidak sangat memungkinkan untuk dibebaskannya liburan dan rekreasi. Dia juga menyarankan agar Pemerintah sebaiknya menunda wacana untuk sekolah tatap muka, karena keadaan masih tidak memungkinkan.

Baca juga  Gubernur NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Menurutnya, mempertimbangkan soal sekolah tatap muka lebih baik Pemerintah kembali berlakukan lockdown sebelum terlambat. “Apalagi mempertimbangkan sekolah tatap muka dibuka kembali. Jangan dulu. Lakukan lockdown sebelum telat,” ujarnya.

Hal tersebut, sangat penting karena kita tidak bisa menebak sejauh mana ancaman Covid-19 gelombang ketiga ini akan mengancam. Ancaman virus ini sangat serius dan membuat situasi bisa menjadi sangat mengerikan. “Situasi bisa berubah jadi mengerikan,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Segera Bangun Proyek Tol Palembang-Pekanbaru

Nasional

Update Covid-19 pada 25 Februari: Tambah 8.493 Kasus Baru, 8.686 Orang Sembuh

Nasional

Update Covid-19 pada 19 Juni 2021: Tambah 12.906 Orang

Nasional

Indonesia Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZaneca

Nasional

Update Covid-19 Pada 15 Oktober: Ada 5.810 Pasien Sembuh

Nasional

Polemik TWK Pegawai KPK, Romio Franz: Jangan Benturkan Pancasila dengan Agama

Nasional

85 WN China Masuk Indonesia, 2 Di Antaranya Positif Covid-19

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Total Pasien Positif Sudah 14.265 Orang