Home / Nasional

Kamis, 13 Agustus 2020 - 05:17 WIB

Proyek KA Cepat Picu Banjir di Tol Purbaleunyi, Ini Kata KCIC

Banjir di Tol Purbaleunyi. (kompas)

Banjir di Tol Purbaleunyi. (kompas)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) angkat bicara soal dugaan proyek kereta cepat yang menyebabkan banjir di tol Purbaleunyi KM 130 pada Rabu, 12 Agustus 2020 kemarin.

Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya menegaskan, peristiwa tersebut terjadi sebagai akibat curah hujan yang cukup deras, sehingga terjadi peningkatan volume air pada saat berlangsungnya pekerjaan relokasi tanggul penahan air pada kawasan tersebut.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, CREC selaku kontraktor proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung, segera melakukan langkah antisipasi untuk mengembalikan kondisi normal. Seperti, membuat bukaan (shortcut) untuk mengurangi level air yang menggenang dan melakukan pemompaan sisa air yang terjebak di daerah cekungan di kawasan tersebut.

Baca juga  Update Covid-19 Indonesia 23 September: Pasien Meninggal Dekati Angka 10.000 Orang

“Pada jam 20.30 (12/8/2020) kondisi genangan telah surut dan lalu lintas kendaraan sudah berjalan normal,” jelas Mirza dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (13/8/2020).

Pihak Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung juga terus berkoordinasi dengan PT Jasamarga (Persero) Tbk dan Bina Marga untuk mengatasi genangan air tersebut. KCIC memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pengguna jalan dan memastikan pihak kontraktor akan menyelesaikan proses pembangunan tanggul dalam pekan ini.

Baca juga  Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Basarnas Tetap Fokus Cari Korban

Sebelumnya, Jasa Marga menyatakan, banjir ini diakibatkan proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Purbaleunyi KM 130 yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Selamatkan Jiwasraya, Menteri BUMN Akan Jual Mal Citos Ke Swasta

Nasional

Pasien Positif Covid-19 Sudah Mencapai 1.528 Orang di 32 Provinsi

Nasional

Update Covid-19 pada 23 Desember: Bertambah Lagi 7.514 Kasus

Nasional

Jelang Reshuffle Kabinet, Presiden Jokowi Posting Ini di Instagram

Nasional

Dewas KPK Tak Terima Alasan Firli Bahuri Gunakan Helikopter Demi Efisiensi

Nasional

Presiden Joko Widodo: PPKM Jawa dan Bali Tidak Efektif

Nasional

Kunjungi Jaksa Agung, Ini Komitmen Kapolri Untuk Wujudkan Kepastian Hukum

Nasional

Virus Covid-19 Dapat Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog