Home / Regional

Sabtu, 18 April 2020 - 06:52 WIB

PSBB Jakarta Tak Dipatuhi, Polisi Catat Ada 12.606 Pelanggar

Petugas gabungan ketika memeriksa kendaraan yang melanggar aturan PSBB yang sudah berlaku di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. (Ayob)

Petugas gabungan ketika memeriksa kendaraan yang melanggar aturan PSBB yang sudah berlaku di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. (Ayob)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Polda Metro Jaya mencatat hingga Jumat (17/4/2020) jumlah pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mencapai lebih dari 12 ribu pengendara. Pelanggaran paling dominan adalah tidak menggunakan masker. “Total selama lima hari ada 12.606 pelanggaran teguran,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Sabtu (18/4/2020).

Sambodo menyebutkan, akumulasi total pengendara tanpa masker sejak 13 April 2020 tercatat sebanyak 7.631 pengendara. Adapun jenis pelanggaran lainnya yang cukup besar adalah pengendara dengan jumlah penumpang melebihi 50 persen dengan kapasitas kendaraan sebanyak 2.607 kasus. “Sepeda motor yang berboncengan tidak satu KTP ada 896 kasus, tidak menggunakan sarung tangan saat berkendara 722 kasus, ojol yang berpenumpang itu ada 140 pelanggaran,” jelasnya.

Baca juga  Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Masih di Atas Standar WHO

Sementara, untuk Jumat 17 April 2020, jumlah pelanggar PSBB ada sebanyak 3.990 pengendara. Ada delapan kategori pelanggaran pengendara yang telah ditetapkan kepolisian selama PSBB. Dimulai dari ojek online atau ojol berpenumpang, pengendara tidak menggunakan masker, tidak menggunakan sarung tangan, suhu tubuh tinggi, motor berboncengan tidak satu KTP, jumlah penumpang mobil harus 50 persen, jarak penumpang, dan jam operasional kendaraan umum.

Patroli Bersama TNI-Polri
Sementara itu, tuim gabungan TNI-Polsi melakukan patroli untuk mencegah kerumunan warga di wilayah Jakarta pada Jumat (17/4/2020) malam. Patroli itu untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. Video tentang pelaksanaan patroli itu diunggah akun Twitter resmi Traffic Management Cente @TMCPoldaMetro.

Di wilayah Jakarta Pusat, tim TNI-Polri melakukan patroli skala besar untuk mengimbau masyarakat yang masih berkerumun di pinggir jalan agar bubar. Dalam tayangan video terlihat rombongan berkeliling di sejumlah kawasan, seperti di kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Jalan Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga  Ini Dia Penyebaran Pasien Positif Covid-19 di Jakarta

Di kawasan Jakarta Utara, tim dari Kepolisian Resor Metro Jakut memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga jarak di tempat umum serta membiasakan hidup sehat dan bersih. Dalam tayangan video terlihat petugas kepolisian meminta masyarakat untuk membawa pulang makanan yang mereka beli dari pedagang kali lima (PKL).

“Silakan bawa pulang untuk makanannya. Jangan makan di tempat. Mari kita patuhi, jangan sampai virus corona menjalar, berkepanjangan, terus menerus,” kata petugas melalui pengeras suara. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Sedih Lihat LRT Palembang Sepi, Menhub Usul Promo PNS Pakai Sepuasnya

Regional

Belajar Tatap Muka di Sumsel Akan Diuji Coba

Regional

Jaga Netralitas, Herman Deru: Pjs Kepala Daerah di 5 Wilayah Bukan Putra Daerah

Regional

Wagub Sumsel: HDMY Tuntaskan Masalah Infrastruktur Sumsel

Regional

Update Corona Jakarta 21 Juni: Bertambah 127 Orang Pasien Positif

Regional

Lantik KONI dan Perbakin Lahat, Herman Deru: Utamakan Atlet Daerah

Regional

Polda Metro Jaya: Tak Ada Penutupan Jalan Selama PSBB di Jakarta

Regional

Cegah Karhutla, Sumsel Siapkan Anggaran Rp30 Miliar