Home / Olahraga

Rabu, 8 April 2020 - 14:04 WIB

PSBB Membuat Penghuni Pelatnas Bulutangkis Cipayung Galau

Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto (PBSI)

Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto (PBSI)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) meminta dispensasi diberikan kepada Pelatnas Cipayung terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari di wilayah DKI Jakarta. Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto menyebutkan bahwa permintaan itu diajukan karena masih ada atlet yang memilih tetap tinggal di Cipayung meski secara resmi PBSI telah meliburkan latihan.

Kondisi yang dihadapi PP PBSI, memang tidak sejalan dengan aturan tentang larangan kegiatan saat terjadi darurat kesehatan yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui PP No. 21 Tahun 2020. Dalam aturan pedoman PSBB, pemerintah akan membatasi sekolah dan tempat kerja, kegiatan keagamaan, kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Kemudian, kegiatan sosial dan budaya serta moda transportasi.

Menurut Achmad Budiharto, PBSI sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Sesmenpora untuk mendapatkan dispensasi itu. “Ya betul, kami sudah melakukan koordinasi dengan Kemenpora melalui Sesmenpora untuk mendapatkan dispensasi tersebut,” kata Budiharto seperti dikutip dari laman CNNIndonesia pada Rabu (8/4/2020).

Baca juga  Persija Siapkan Pemain Bintang Hadapi Geylang Singapura

Secara terpisah, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto membenarkan PBSI sudah mengungkapkan keinginan tersebut. Kemenpora dalam hal ini memaklumi kebingungan para atlet yang memilih untuk tetap berada di Cipayung selama pemberlakuan masa PSBB di DKI Jakarta. Apalagi Jakarta Timur merupakan salah satu zona merah penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya, kepala pelatih tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra Ho, sempat dinyatakan positif Covid-19 dan diisolasi di RS Pelni. Namun, usai hasil swab test yang dijalaninya pada 31 Maret 2020 lalu, dia dinyatakan negatif. Padahal, sejak berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di tengah masa isolasi mandiri sepulangnya dari Birmingham, Inggris, Hendry menjalani dua tes di RS Pelni. Tes pertama adalah rapid test yang hasilnya negatif, disusul dengan hasil swab test yang lebih akurat.

Baca juga  Gantikan Wiranto, Agung Firman Resmi Jadi Ketua Umum PBSI 2020-2024

“Kami memahami atlet bingung dan galau, karena kalau pulang ke daerah ada beberapa yang sudah semi lockdown. Terus kalau pulang ke daerah, mereka juga tidak bisa latihan maksimal. Kalau tidak bisa latihan maksimal, pengaruh ke kualitas individu mereka juga kasihan. Kami mengerti kondisi ini. Setelah PBSI mengirimkan surat resmi kepada kami maunya bagaimana, kami akan konsultasikan ke Gugus Tugas Covid-19 dan Pemprov DKI untuk mendapatkan solusi baiknya seperti apa,” ujar Gatot. (adm)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Thailand Open 2021: Greysia/Apriyani Juara dan Praveen/Melati Gagal

Olahraga

Toyota Thailand Open, Enam Wakil Indonesia Menang

Olahraga

Korban Virus Corona Bertambah, Anies Resmi Tunda Formula E Jakarta

Olahraga

Swedia Paksa Spanyol Tanpa Gol, Slovakia Puncaki Klasemen

Olahraga

Komjen Listyo Sigit Akui Dalam Posisi Sangat ‘Mesra’ Dengan KPK

Olahraga

Tim Bulutangkis Putra Indonesia Pertahankan Gelar Juara Beregu Asia

Olahraga

Resmi Jadi Ketum IMI Pusat, Bambang Soesatyo: Gas Pol Rem Blong!

Olahraga

BWF World Tour Finals: Hanya 2 Wakil Indonesia Yang Menang