Home / Regional

Rabu, 3 Juni 2020 - 06:39 WIB

PSBB Palembang Diperpanjang, Petugas Ditambah dan Siaga 24 Jam

Wali Kota Palembang, Harnojoyo ketika memimpin rapat persiapan PSBB Palembang tgahap kedua (Humas Pemkot Palembang)

Wali Kota Palembang, Harnojoyo ketika memimpin rapat persiapan PSBB Palembang tgahap kedua (Humas Pemkot Palembang)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, saat ini tengah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua. Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji yang juga menyebutkan bahwa pada PSBB tahap kedua nanti akan dikerahkan 1.750 petugas Satgas Covid-19 yang siaga 24 jam.

“Petugas tersebut terdiri dari aparat gabungan Polri, TNI maupun ASN dan jajaran Pemkot Palembang. Mereka akan disebar di semua area publik seperti pasar, transportasi, tempat ibadah, ekonomi, sekolah dan sebagainya. Jam pengawasan akan disesuaikan dengan aktivitas masyarakat. Misalnya pasar hanya sebatas tempat itu buka,” kata Anom Setyadji, Rabu (3/6/2020).

Dikatakan, sebelumnya pada PSBB tahap awal petugas yang diturunkan hanya berjumlah 700-800 orang. Dengan bertambahnya jumlah petugas yang diturunkan dapat semakin memberikan pendisiplinan ke masyarakat. Pada PSBB tahap awal, berdasarkan survei di antaranya hasil kesehatan, terjadi peningkatan dalam mencegah penularan Covid-19. Tapi hasil tersebut dinilai masih belum optimal.

“Untuk itulah PSBB tahap dua diajukan. Tapi kita juga tidak mengesampingkan hasil yang sudah baik di tengah masyarakat. Sehingga dalam Peraturan Walikota (Perwali) nanti akan ada penyesuaian ulang yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” kata Kapolrestabes Palembang itu seperti di lansir ‘tribunnews’.

Baca juga  Kodam II/Sriwijaya Terima Penghargaan BMN Award 2020

Menurutnya, sembari proses pengajuan PSBB tahap dua yang masih berjalan, penerapan protokol kesehatan selama pandemi covid-19 masih tetap diberlakukan di masyarakat. “Artinya sama saja, sambil menunggu diterima atau tidaknya pengajuan PSBB kami akan terus mengajak masyarakat untuk berpikir lebih dewasa dan konsisten dalam menjalankan empat protokol kesehatan selama pandemi,” jelasnya.

PSBB Kedua Harus Maksimal
Sebelumnya, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pada PSBB tahap dua nantinya akan ada penekanan pengawasan khususnya di 13 titik poin yang selama ini sudah dilaksanakan. “PSBB tahap dua nanti akan kita lebih maksimal dengan melibatkan unsur keamanan dari Polri maupun TNI yang siap jemput bola di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Harnojoyo mengklaim pemberlakuan PSBB tahap awal pada 21 Mei-2 Juni 2020 telah berhasil menekan angka penyebaran Covid-19 di Palembang. Berdasarkan data yang didapat selama PSBB tahap awal berlangsung, sebanyak 33 persen masyarakat lebih memilih berada di rumah.

Baca juga  Kasus Covid-19 di Sumsel Tembus 8.022 Orang

Sebanyak 16 persen di kantor, 15 persen di layanan kesehatan dan hanya 5 persen yang berada pasar. “Artinya Palembang berhasil menekan penyebaran virus corona. Hal yang baik dari sebelumnya akan ditingkatkan dan yang tidak baik akan ditinggalkan,” ungkap Wali Kota Palembang tersebut.

Karena angka penularan virus Corona Covid-19 di Palembang belum mencapai 0,5 persen, penerapan PSBB pun kembali diperpanjang. Yaitu dari tanggal 3 Juni 2020 hingga 16 Juni 2020 mendatang. Keputusan memperpanjang PSBB di Kota Palembang ini, seiring dengan bertambahnya angka kematian pasien Corona Covid-19.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Sumsel, Yusri mengungkapkan, pada tanggal 2 Juni 2020, total pasien positif Covid-19 di Sumsel sebanyak 1.019 kasus. Dimana ada 24 kasus yang bertambah. “Puluhan kasus positif Covid-19 tersebut, berasal dari 19 kasus di Palembang, Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara) dan Banyuasin masing-masing 1 kasus dan Ogan Komering Ulu (OKU) 2 kasus,” katanya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Pengurus JMSI Sumsel Dikukuhkan, Gubernur Minta Bendung Berita Hoaks

Regional

Diskusi Terbatas PMC, Bahas PALI Dalam Catatan Wartawan

Regional

Pemkot Palembang Optimalkan Penanganan Covid-19

Regional

Boleh Shalat Idul Fitri Berjemaah, MUI Sumsel Diapresiasi Tokoh Agama

Regional

AJI Jakarta: Pers Jangan Cari Sensasi Dari Korban Virus Corona

Regional

Ganjar Pranowo Mulai Panik, Angka Positif Covid-19 Jateng Makin Tinggi

Regional

Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, Anies Copot Wali Kota Jakpus

Regional

Update Covid-19 Jakarta 2 Juni: Pasien Sembuh Bertambah 159 Orang