Home / Regional

Kamis, 5 Maret 2020 - 03:00 WIB

PT HBAP Optimistis Proyek PLTU Sumsel 8 Masih Sesuai Target

Muaraenim, Transparanmerdekan.co
PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) optimistis, bahwa pengerjaan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8 masih sesuai target. Sesuai jadwal, operasi komersial (commercial operation date/COD) unit 1 direncanakan pada Desember 2021. Sementara untuk unit 2 akan selesai pada Maret 2022.

Rasa optimis ini disampaikan saat paparan manajemen PT HBAP terkait proyek pembangunan PLTU di hadapan pemegang saham, di PT Bukit Asam. Hadir pada paparan tersebut Agus Suhartono (Komisaris Utama PT Bukit Asam), Heru Setyobudi (Komisaris PT Bukit Asam), Dadan Ruswandana (VPD PT HBAP), Mr Gu Qiucheng (CHDHK) dan jajaran manajemen PT Huadian Bukit Asam Power.

Proyek PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 merupakan bagian dari megaproyek 35 ribu megawatt. Proyek ini dibangun oleh Bukit Asam bersama China Huadian Hongkong Company Ltd, dan dikelola oleh PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) dengan total kapasitas sebesar 2×660 megawatt (MW).

Dadan Ruswandana sebagai VPD Huadian Bukit Asam Power project PLTU Sumsel 8 mengatakan, untuk kontruksi sebetulnya ada tiga hal utama. Yaitu bagian dari pada desain, kemudian bagian dari kontruksi untuk power plant, sama bagian dari transimisi. Sisanya adalah kontruksi bukit asam untuk suplai batubara. “Dari progres ini, so far tidak ada masalah,” jelasnya.

Baca juga  Beri Sembako dan Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian BBP Pertamina EP

Dia optimistis penyelesaian proyek PLTU Sumsel 8, selesai sesuai target. “Untuk tahun 2019, pembangunan sudah tercapai 22 persen sesuai target. Secara keseluruhan sampai saat ini belum ada keterlambatan. Pada tahun 2020, beberapa pengerjaan cukup besar mulai dilakukan. Di antaranya, Boiler Turbine dan genarator (BTG). Ini yang menjadi fokus kita karena resiko kita lihat selanjutnya,” paparnya.

Dia juga mengakui bahwa, memang ada beberapa kendala yang dihadapi dalam membangun proyek PLTU, namun sampai saat ini masih bisa teratasi, dan yang menjadi fokus pengelola dan kontraktor adalah saat ini budget, mutu dan waktu, sosial, dan safety. Memang dari segi budget memang ada masalah sedikit, namun sekarang sudah tidak ada masalah. Target kita tidak ada cost overrun (pembengkakan biaya). Target kita budget sesuai dengan yang ditetapkan.

Dijelaskannya juga mengenai kualitas atau mutu. Baik itu dari desain, mesin dan bahan baku. Berdasarkan dari pengalaman saya, desain jauh lebih bagus, barang dan pekerjan juga juga cukup bagus boiler maupun batubara cukup bagus. Kualitas materialnya walaupun dari China, tapi ini kelas yang tinggi. Hanya saja, yang menjadi perhatian saat ini adalah pengiriman barang. Dia memperkirakan ada kendala di pengangkutan barang.

Baca juga  Hebat! Sumsel Jadi Provinsi Tanpa Zona Merah Covid-19

Agus Suhartono selaku Dewan komisaris PTBA mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh PT HBAP, CHDHK selaku EPC dan pihak lainnya dalam mengerjakan proyek strategis nasional ini. Pihaknya akan terus mengawasi dan membantu jika ada masalah-masalah yang dapat menghambat keberlangsungan proyek PLTU Sumsel-8.
Sedang Deputy GM PT HBAP Gusti Anggara menambahkan, mereka setiap bulan selalu berkoordinasi dan melapor tentang perkembangan proyek ini kepada seluruh pemegang saham, PLN, dan juga kepada pemerintah (KPPIP) selaku komite percepatan penyediaan infrastruktur prioritas dikarenakan proyek ini adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Seiring dengan pernyataan tersebut, Mr.Gu Qiucheng (GM CHDHK) menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan yang terbaik terhadap proyek ini yang mana dampaknya adalah yang terbaik terhadap masyarakat dan juga terhadap kemajuan Indonesia pada umumnya. (wit)

Share :

Baca Juga

Regional

Doni Timur, Anggota DPRD Palembang Yang Simpan 5 Kg Sabu Diterbangkan ke Jakarta

Regional

Hari Ke-4 PSBB, Kapolda Metro Evaluasi Kendaraan Masuk Jakarta

Regional

Pembangunan Fly Over Simpang Sekip, Pemkot Palembang Siapkan Rp250 M

Regional

Herman Deru Ingin Gedung di Sumsel Pakai Simbol Tanjak

Regional

Pemprov DKI Jakarta Kembali Perpanjang PPKM Mikro

Regional

Covid-19 di Jakarta Tercatat 1.268 Kasus, Terbanyak Di Pegadungan

Regional

Siapkan Tim di Pintu Masuk Sumsel, Semua Pendatang Harus Discreening

Regional

Tak Lagi Pakai Buku Nikah, Calon Pengantin di Palembang Diberi Kartu Digital