Home / Nasional

Selasa, 24 Maret 2020 - 11:41 WIB

RS Darurat Covid-19 Dibagi 3 Zona, Tak Sembarang Orang Bisa Masuk

Jakarta. Transparanerdeka.co
Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara yang dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat penanganan Corona Virus Disease atau Covid-19 telah resmi beroperasi sejak Senin (23/3/2020) petang. Oleh karenanya, kawasan rumah sakit darurat tersebut telah dibagi ke dalam beberapa zona.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, rumah sakit darurat itu terbagi ke dalam tiga zona, yakni zona hijau, zona kuning, dan zona merah. Untuk zona hijau, kata Arya, adalah lokasi yang dapat dimasuki oleh masyarakat umum. “Zona hijau adalah dimasukin publik, ini yang memang boleh dimasuki publik, seperti wartawan boleh masuk,” katanya di Graha BNPB Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Sementara itu, untuk zona kuning, akan menjadi tempat tinggal sementara para tenaga medis yang bertugas. Menurutnya, segala sesuatu keperluan di zona kuning akan ditangani oleh PT Hotel Indonesia Natour (HIN). “Artinya, ada pelayanan untuk pergantian kasur, atau pergantian dan sebagainnya,” jelasnya.

Baca juga  Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 1.414 Orang

Untuk zona merah, diperuntukkan bagi pasien positif Covid dengan gejala ringan. Zona merah sendiri, tidak sembarang orang yang dapat memasukinya, dan ketika masuk pun harus menggunakan alat pelindung diri (APD). “Zona merah, ini memang khusus pasien, ini yang boleh mausk hanya pakai APD dan mudah mudahan bisa menampung banyak pasien,” ucapnya.

Dia mengatakan, rumah sakit darurat tersebut pertama kali dibuka pada sore hari kemarin pukul 17.00 WIB. Menurutnya, berselang satu jam dari itu, sekitar 30 pasien langsung masuk ke dalam ruangan isolasi. Namun, dia menghaturkan mohon maaf jika dirasa pelayanan belum dapat berjalan secara maksimal. Menurutnya, semua pemeriksaan memerlukan proses dan tidak bisa semua pasien yang datang langsung dirawat begitu saja.

“Karena itu butuh tes lap, tes lainnya, test itu butuh waktu. Enggak mungkin kan kita ada seratus pasien, langsung bisa seratus pasien dilayani. Artinya tidak bisa langsung layani secara serentak. Ini harus dimaklumi, tapi kita akan terus meningkatkan servis level kita supaya pelayanan pasien ini menjadi sangat baik,” kilahnya.

Baca juga  Update Covid-19 pada 19 April: Meninggal 143 dan Positif 4.952

Sebelumnya, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, ada 225 tenaga medis yang disiapkan yang itu dibagi menjadi tiga satuan tugas, yaitu terdiri atas satgas pendampingan yang bertugas di ring pertama, satgas pendukung, dan satgas pengamanan.

“Tenaga medis terdiri atas Puskes TNI 25 orang, Puskesad 50 orang, kemudian Yonkes Marinir 30 orang, Yonkes Kostrad 30 orang, Yonkes AU 30 orang, dan sukarelawan 30 orang serta dari Kemenkes 25 orang. Sehingga semua jumlahnya adalah 225 orang yg sekarang sudah stand by di tower 3,” kata Yudo, dalam jumpa pers di Graha BNPB Jakarta. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 19 Provinsi Nihil Pertambahan Pasien Positif

Nasional

Duka Tenaga Medis Covid-19, Bertaruh Nyawa Hingga Jenazah Ditolak

Nasional

Update Covid-19 pada 15 Desember: Jabar dan DKI Jakarta Menggila

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 24 Agustus: Pecahkan Rekor Pasien Sembuh

Nasional

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Jadi 309 Orang

Nasional

Soal Revitalisasi Monas dan TIM, Komisi X DPR Panggil Gubernur DKI

Nasional

Ini 136 Kabupaten/Kota Masuk Zona Kuning Pandemi Covid-19

Nasional

5 Dari 18 Kepala Daerah Yang Positif Covid-19 Meninggal, Ini Daftarnya