Home / Regional

Selasa, 31 Desember 2019 - 01:49 WIB

Sangat Disayangkan, Bila Dengan APBD Hampir Rp 3 T Muara Enim Tidak Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

Muara Enim, Transparan

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengingatkan agar perayaan hari ulang tahun di seluruh kabupaten/kota di Sumsel jangan hanya menjadi ritual ceremony semata. 

“Saya tidak mau masyarakat punya persepsi itu. Setiap HUT, rapat, kumpul, gubernur datang, makan dan selesai. Saya tidak mau. Masyarakat ini punya raport penilaian pada kinerja kita. Mereka nih nak tau apo nian yang sudah kito gaweke,” ujar Herman Deru pada saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-73 Kabupaten Muara Enim di Gedung DPRD Muara Enim, Rabu (20/11/.2019).

Karena itu pula Pemkab harus menunjukkan perubahan kinerja entah itu berupa perbaikan jalan, atau peningkatan pelayanan atas pajak-pajak yang sudah dibayarkan warga. Ia meyakini dengan menyelesaikan kewajiban Pemkab, warga yang merasa terpenuhi haknya dengan sendiri akan sadar melakukan kewajibannya.

“Memang tidak mungkin kita bisa memenuhi semua keinginan masyarakat. Tapi paling tidak kalau tahun lalu jalannya masih tanah, HUT 73 ini sudah batu. Kalau dulu batu sekarang sudah aspal. Jangan sebaliknya dulu aspal sekarang lobang semua. Nah masyarakat harus melihat itu dan merasakan perbaikan karena mereka sudah bayar pajak. Contohnya sekarang semua jalan provinsi sudah saya perbaiki.Jadi saya juga berani menagih pajak pada masyarakat,” jelasnya.

Yang tak kalah penting menurut gubernur adalah Pemkab dapat segera meningkatkan keselarasan antara kekayaan SDA daerah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Dengan cara menurunkan angka kemiskinan.

Baca juga  Sentil Kepala Daerah di Sumsel, Doni Monardo: Tak Boleh Beda Narasi Dengan Pusat

“Ajak Kepala BPS-nya cari tahu formula apa yang bisa menurunkan angka kemiskinan. Kalau tahun ini masih 12,5%,  HUT ke-74 tahun depan harus bisa 11,5%, syukur kalau bisa 10%. Saya akan tagih itu. Dak usah banyak-banyak biso turun 1% bae, tahun depan kuenjuk,” tegas mantan Bupati Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dua periode tersebut.

Kunci utama pembangunan menurut HD terletak pada sinergitas dan kekompakan kepala daerah dengan unsur-unsur di sekitarnya. Ia mencontohkan dirinya sendiri saat menurunkan angka kemiskinan di OKU Timur yang mencapai 17 % menjadi satu digit saja hingga diganjar penghargaan Bintang Jasa Pratama oleh Presiden. Karena itu pula kata HD sangat  disayangkan jika dengan APBD hampir Rp 3 triliun, Muara Enim tidak dapat menurunkan angka kemiskinannya. 

 “Kita harus guyub (kompak/akrab) kebersamaan dan menelisik potensi apa yang kita miliki. Begitu juga di Muara Enim, Pemkab, BUMN, BUMD harus bersinergi agar masyarakat kabupaten ini sejahtera. Nah ulang tahun ke-74 tahun depan, saya sebagai gubernur mau melihat raport itu,” jelasnya.

Selain itu hal penting lainnya yang harus dijaga adalah konektifitas. Karena di Semendo yang terkenal sebagai penghasil sayur, holtikultura, Lubay Rambang dengan karetnya, Sungai Rotan dengan sawitnya perlu konektifitas agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat.

Baca juga  Pemkot Palembang Kembangkan Pulau Kemaro Seperti Venesia dan Ancol

 “Pada kesempatan ini saya pesan ke pak Juarsah.  Modal utama menurunkan angka kemiskinan itu salah satunya adalah komunikasi,” jelasnya.

Di tempat yang sama Plt Bupati Kabupaten Muara Enim H.Juarsah mengatakan, di usianya ke-73 ini sejumlah program menjadi prioritas mereka salah satunya Muara Enim tengah fokus meningkatkan infrastruktur mewujudkan tol Indralaya-Muaraenim. “Kita juga sedang  berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan kredibel. Bahkan ikut gerakan menuju 100 smart city yang digalakkan Kominfo,” jelasnya.

Sejumlah pejabat tampak hadir  dalam rapat paripurna tersebut. Antara lain; anggota DPR RI Wahyu Sanjaya, Anggota DPD RI Eva Susanti, Wakil Ketua  DPRD Provinsi Sumsel Giri Ramanda, Bupati Lahat Cik Ujang, Walikota Pagaralam Alfian Jhoni, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, Bupati OKI Iskandar dan sejumlah pejabat lainnya.

Usai menghadiri rapat paripurna itu, gubernur beserta rombongan di antaranya Plt Kepala Dinas  PUBM Darma Budhi, Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nelson, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Sumsel Aufa Syarkawi, dan beberapa pejabat lainnya ikut melepas Festival Mobil Hias di halaman GOR Pancasila Muaraenim. (rel/hms)

Share :

Baca Juga

Regional

Kapan Guru Divaksin Covid-19? Ini Kata Kadisdik Kota Palembang

Regional

Salurkan KUR ke Sektor Pertanian, Herman Deru Apresiasi Himbara

Regional

Jelang Pilkada Serentak 2020, Herman Deru: Jaga Protokol dan Kondusif

Regional

Sambil Menvalidasi Data, Distribusi Sembako di Palembang Tetap Jalan

Regional

Gubernur Sumsel: Banyak Pedagang Menolak Divaksin Karena Hoaks

Regional

Kurangi Kawasan Kumuh, Pemkot Palembang Minta Bantuan Kementerian PUPR

Regional

Masa Transisi, Warga Jakarta Tak Pakai Masker Didenda Rp 250 Ribu

Regional

Gubernur Sumsel Dukung Pengembangan Hutan Mangrove Jadi Lokasi Wisata