Home / Regional

Senin, 21 Desember 2020 - 12:50 WIB

Siapkan Tim di Pintu Masuk Sumsel, Semua Pendatang Harus Discreening

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nuraini (kanan). (sumaterapost)

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Lesty Nuraini (kanan). (sumaterapost)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal menyiapkan tim di akses pintu-pintu masuk provinsi ini. Para petugas ini akan bertugas menscrening para pendatang pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Lesty Nuraini, mengatakan dalam masa liburan Nataru banyak masyarakat yang beraktivitas liburan dengan keluar dan masuk ke Bumi Sriwijaya. Maka itu, untuk menekan terjadinya penyebaran Covid-19 petugas bakal langsung mengecek kesehatan tubuh masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke Sumsel.

“Para pendatang ini akan kita lakukan pengecekan suhu tubuh dan lainnya. Kita ingin, mereka yang melakukan perjalanan benar-benar dalam kondisi sehat,” kata Lesty Nuraini kemarin.

Dijelaskan, selain di pintu masuk Sumsel, pihaknya juga akan melakukan penjagaan di tempat-tempat wisata yang ramai pengunjung. Bersama tim gabungan dari lintas instansi, pihaknya akan memastikan penerapan protokol kesehatan dapat terjaga.

Menurutnya, saat ini pandemi Covid-19 kembali meningkat, apalagi usai Kota Palembang ditetapkan kembali masuk ke dalam zona merah. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pergantian tahun dan diimbau tetap berada di rumah sehingga tidak terjadi kerumunan yang berbahaya bagi kesehatan.

Baca juga  51 Personel Biro SDM Diganjar Penghargaan Dari Kapolda Sumsel

“Bagi masyarakat kalau memang kurang sehat, lebih baik tidak usah berlibur ke luar kota. Tetap di rumah saja. Kalaupun ingin berwisata, tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan,” jelas Lesty.

Sementara, ahli epidemiologi Sumsel, Iche Andriany Liberty menambahkan, di masa liburan tentu tidak sedikit masyarakat yang telah jenuh dengan aktivitas harian di masa pandemi sehingga memunculkan keinginan untuk berlibur. Apabila ingin liburan, masyarakat harus memperhatikan kondisi tubuh agar benar-benar sehat dan kondisi tubuh tetap fit.

Pembuktian masyarakat yang sedang dalam kondisi fit harus disertakan dengan lampiran rapid test antigen. Sebab, rapid test antibodi yang banyak dilakukan oleh masyarakat ketika hendak bepergian hasilnya kurang akurat untuk deteksi dini virus corona.

“Rapid test antigen dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab. Untuk memberikan hasil yang lebih akurat. Sebelum dan selesai liburan langsung rapid test antigen lagi,” bebernya.

Baca juga  Covid-19 di Jakarta, 720 Positif, 48 Sembuh, dan 76 Meninggal

Kasus Covid-19 masih terus mengalami penambahan. Berdasarkan terbaru, pada 20 Desember 2020 di provinsi Sumsel terdapat 10.847 kasus usai ada 84 kasus baru. Penambahan kasus baru ini diakibatkan oleh sudah normalnya aktivitas dan mobilitas masyarakat yang telah kembali normal.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan provinsi Sumsel, Yusri, mengatakan,di tengah kasus Covid-19 yang terus bertambah, masyarakat diminta bijak dan selektif dalam melaksanakan kegiatan. Jika memang harus menyelenggarakan kegiatan di luar rumahsebisa mungkin tidak menciptakan kerumunan.

Menurutnya, dengan banyaknya penambahan kasus positif ini perlu langkah strategis yang mutlak dari pemerintah daerah. “Kalau menilai tingkat bahaya, semua daerah berisiko penularan Covid-19, karena kita tidak tahu orang di sekitar kita terinfeksi atau tidak karena tidak dilakulan swab dan yang terinfeksi 80 persen kelihatan sehat-sehat saja,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu dilakukan kesadaran kuat dari diri sendiri untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat di antaranya selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Pelayan Publik di Sumsel Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Regional

AJI Jakarta: Pers Jangan Cari Sensasi Dari Korban Virus Corona

Regional

Bekasi Siap Lockdown Jika Kasus Covid-19 Jakarta Naik

Regional

Banyak Dilaporkan ke KPK Soal Tanah, Ini Curhat Gubernur Sumut

Regional

Jakarta Belum Aman Covid-19, Warga Tanpa Masker Kena Sanksi di CFD

Regional

Dana BOS Tak Cukup, DPRD Minta Pemprov Sumsel Fasilitasi Internet Gratis

Regional

Siap-siap, Warga Sumsel Didenda Rp 500.000 Jika Tak Pakai Masker

Regional

Amankan Nataru, Pemporv Sumsel Siapkan 108 Ribu Personel Gabungan