Home / Nasional

Kamis, 20 Februari 2020 - 07:58 WIB

Soal Revitalisasi Monas dan TIM, Komisi X DPR Panggil Gubernur DKI

Jakarta, Transparanmerdeka.co

Menyusul polemik yang mengemuka di ruang publik, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) akhirnya meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengkaji ulang proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga dipanggil Komisi X DPR RI terkait dengan revitalisasi Monas dan kawasan TIM di Cikini, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif menyarankan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam pemanggilan yang dilayangkan Komis X DPR terkait revitalisasi kawasan Monas dan TIM itu. “Ya bagus lah kalau dipanggil, Pak Anies hadir, jelaskan,” kata Syarif MSi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Baca juga  Hari Ke-69 Vaksinasi: Sudah 5.567.280 Orang Divaksin Covid-19

Dia menilai bahwa PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang dipercayai Pemprov DKI membangun revitalisasi TIM dinilai kurang baik dalam melakukan komunikasi dengan para seniman. Sehingga para seniman melakukan audiensi ke Dewan Parlemen Kebon Sirih. Para seniman di TIM bukan menolak dengan adanya proyek pembangunan revitalisasi ini hanya saja mereka ingin diajak berbicara dan mengetahui mengenai revitalisasi ini.

Baca juga  Untuk Kali Pertama, Tambahan Pasien Positif Covid-19 di Atas 200 Orang

Sekelompok seniman yang selama ini mendiami kawasan TIM menolak adanya revitalisasi. Pasalnya mereka mengendus gelagat Pemprov yang hendak mengkomersilkan kawasan TIM dengan mendirikan hotel bintang lima. Mereka khawatir keberadaan para seniman di TIM akan tergerus dan kehilangan tempat di kemudian hari. Kekhawatiran para seniman ini kemudian diadukan ke DPRD DKI Jakarta. (ato)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapan Vaksin Covid-19 Tersedia di Indonesia? Ini Bocorannya

Nasional

Update Covid-19 pada 7 April: Tercatat 4.860 Kasus Positif

Nasional

Ini Daftar Pegawai KPK yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional

Update Covid-19 pada 22 April: Ada Penambahan Kasus Baru 6.243 Orang

Nasional

Update Covid-19 pada 18 November: Pasien Positif Bertambah 4.265 Orang

Nasional

Proyek KA Cepat Picu Banjir di Tol Purbaleunyi, Ini Kata KCIC

Nasional

Ketua Presidium ITW: Kapolri Harus Konsisten Larang Polisi Lakukan Tilang di Jalan Raya

Nasional

Prihatin Covid-19 Mengganas, Profesor Zubairi: Lockdown Sebelum Telat