Home / Regional

Selasa, 21 April 2020 - 14:10 WIB

Temukan Anti Virus Corona, Prof Faisal Rizal Temui Gubernur Sumsel

Gubernur Sumsel, H Herman Deru berjabat tangan dengan Prof Dr Ir H Faisal Rizal M Kes yang menemukan anti Covid-19, (humas)

Gubernur Sumsel, H Herman Deru berjabat tangan dengan Prof Dr Ir H Faisal Rizal M Kes yang menemukan anti Covid-19, (humas)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Upaya percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) tidak hanya wacana dan gencar dilakukan pemerintah. Bahkan banyak ilmuwan yang turut membantu penanganan Covid-19, melalui penelitian-penelitian untuk menemukan anti virus tersebut.

Itulah yang dilakukan Prof Dr Ir H Faisal Rizal M Kes yang melakukan penelitian dan mencari obat anti Covid-19 guna mencegah penyebaran pandemi dan penyembuhan pasien positif. Sang guru besar secara khusus menemui Gubernur Sumsel, H Herman Deru dan memaparkan hasil temuannya itu pada Selasa (21/4/2020).

“Kita sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Prof.Dr.Ir Faisal Rizal ini. Pemprov Sumsel sangat mendukung langkah penelitian yang dilakukan,”” kata Herman Deru yang akrab disapa HD, usai mendengar paparan temuan yang dilakukan Prof Dr Ir H Faisal Rizal M Kes di ruang rapat Gubernur Sumsel.

Dalam temuannya, Prof Faizal menyebutkan, di mana temuan anti virus yang dilakukannya berupa produk gula yang diketahui menggunakan light technologi dan mampu memecah protein menjadi asam amino sehingga diklaim bisa memprecepat pencegahan dan pengobatan Covid-19. “Dari yang telah dipaparkan itu, saya tertarik agar ini disebarluaskan di Sumsel,” tutur HD.

Baca juga  Sambut New Normal, KSWP Bagikan Ribuan Sarung Tangan Gratis

Gubernur Sumsel itu juga mencoba langsung gula tersebut di sela paparan tersebut. “Secara pribadi, saya langsung mengkonsumsinya. Mudah-mudahan ini bisa menjawab ketakutan masyarakat karena beranggapan Covid-19 ini belum ada vaksinnya. Saat ini tinggal dinas terkait untuk mengkanalisasinya,” jelasnya.

Kendati begitu, HD meminta agar gula tersebut dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dampaknya. “Tapi saya yakini ini baik. Apalagi dalam paparan yang dilakukan Prof Faisal disertai uji sehingga ini sangat meyakinkan. Jika memang tidak ada dampak yang berarti, sebar saja ke masyarakat,” tegasnya.

H Faisal Rizal menjelaskan, anti virus temuannya tersebut bukan merupakan bahan kimia. Di mana ide untuk melakukan penelitian sehingga menghasilkan temuan anti virus Covid-19 tersebut, setelah dirinya merasakan dampak dari dahsyatnya virus asal Wuhan Cina tersebut. “Ini berupa makanan yang bisa kita konsumsi setiap hari,” kata Faisal.

Faisal yang diketahu putra asli Sumsel ini menuturkan, anti virus temuannya tersebut sudah menunjukkan bukti keberhasilan saat dikonsumsi oleh orang yang positif Covid-19. “Tingkat keberhasilannya sudah ada. Datanya kita dapat dari beberapa rumah sakit di luar Sumsel. Ada beberapa pasien yang sembuh. Proses penyembuhannya biasanya tidak lebih dari lima hari,” terangnya.

Baca juga  Tebar 300.000 Benih Ikan di Pagaralam, Herman Deru Ajak Warga Jaga Keseimbangan Alam

Dikatakannya, cara kerja gula anti virus temuannya tersebut yakni memecah protein. Karena Covid-19 ini berpantangan diberi protein. “Covid-19 ini akan cepat menyebar dan membelah diri jika pasien tersebut diberi protein. Artinya pasien pantang untuk diberi protein. Anti virus ini bisa memecah protein dalam tubuh kita sehingga kita tehindar dari Covid-19,” jelasnya.

Terlebih, pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit lain dan memiliki imunitas rendah. Tentu hal itu akan semakin mempercepat terserang Covid-19. Ini bisa memecah glukosa menjadi kalori. Sebab glukosa merupakan energi bagi Covid-19 ini. Jadi Protein digunakan Covid-19 untuk membelah atau memperbanyak turunannya, dan glukosa adalah energinya. Sebab itu, gula di kemas dengan teknologi yang mampu menangani itu.

Faisal Rizal memastikan, gula anti virus Covid-19 ini tidak ada dampak sama sekali didalam tubuh. “Dampaknya, kita memiliki imunitas yang kuat. Tidak ada dampak buruk yang dihasilkan. Cara mengkonsumsinya bisa sama seperti mengkonsumsi gula biasa. Dan saya tekankan ini tidak akan mempengaruhi gula darah,” tandasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Untuk Bayar Rumah Sakit, Pengemudi Ojol Palembang Tawarkan Ginjal

Regional

Gubernur Sumsel Tak Batasi Aktivitas Masyarakat, Tapi Ada Syaratnya

Regional

Update Covid-19 Palembang: 453 Pasien Dirawat, 244 Sembuh, dan 32 Meninggal

Regional

Palembang Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional

Isu Virus Corona Menyebar di Jakarta, Ini Kata Anies Baswedan

Regional

Kasus Covid-19 Anak di Sumsel Tinggi, Belajar di Sekolah Harus Dikaji Mendalam

Regional

PKK PALI Beri Bantuan Sosial Untuk Balita dan Lansia di 15 Kampung KB

Regional

DPP Gapasadap: Pembangunan Jembatan Sumsel-Babel Mubazir