Home / Hukum

Jumat, 6 Maret 2020 - 09:55 WIB

Terkait Jiwasraya, Kejagung Segel 6 Bidang Tanah dan Bangunan di Jaksel

Jakarta, Transparanmerdeka.com
Tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung menyegel enam bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan (Jaksel). Penyitaan tersebut terkait upaya pencarian aset dalam penyidikan dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk.

Namun, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengaku bahwa pihaknya belum mengetahui adanya aset tersangka kasus dugaan korupsi Asuransi Jiwasraya di luar negeri. Hal itu karena belum ada pergerakan tim yang akan melacak aset tersebut ke luar negeri (LN). “Belum ada. Siapa? Belum mengarah ke sana. Tapi kalau memang ada akan di kejar,” kata ST Burhanuddin usai salat Jumat di kompleks Kejaksaan Agung, Jumat (6/3/2020).

Aset para tersangka yang sudah disita Kejagung diharapkan mamput meringankan beban kerugian negara akibat tindakan para tersanga. Hingga kini, Kejagung sudah menyebut total aset yang disita mencapai angka Rp 11 triliun. Terdiri dari rumah, apartemen, mobil dan aset-aset lainnya. Apalagi, jumlah kerugian negara akibat Jiwasraya diperkirakan mencapai Rp 17 triliun.

Baca juga  Periksa Effendi Gazali di Bansos Covid-19, KPK Tegaskan Punya Bukti Kuat

Sedangkan, tanah dan bangunan yang sudah disegel Kejagung ada di Jalan Mas Murni Blok D2 No 11 Jakarta Selatan; Tanah dan rumah di Jalan Puri Casablanca LT 21 No 6 Jakarta Selatan. Kemudian tanah dan rumah di Jalan Mas Murni D11 Permata Hijau Jakarta Selatan. Selanjutnya, tanah dan rumah di Jalan Hang Jebat Raya No 7 Jakarta Selatan. Lalu, tanah dan rumah di Simprug Golf 17/D3 Jakarta Selatan. Dan, tanah dan rumah di Jalan Denpasar Raya Kav 5-7 Jakarta Selatan.

Selain itu, jaksa penyidik juga menyegel satu unit apartemen yakni Apartemen Ambassade Residences LT-6 Unit H, Jakarta Selatan. Juga disita STNK dan BPKB kendaraan bermotor. Bersamaan dengan itu, tim jaksa penyidik Kejaksaan Agung kembali memeriksa enam tersangka. Mereka dimintai keterangan sebagai saksi. Selain memeriksa enam tersangka kasus Jiwasraya, jaksa penyidik juga memintai keterangan terhadap 10 saksi.

Baca juga  KPK Ultimatum Saksi Suap Edhy Prabowo Agar Koperatif

Kejaksaan Agung hingga saat ini telah menetapkan status tersangka terhadap enam orang dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Mereka adalah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat.

Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Penyidik Bareskrim Polri Periksa Pinangki Di Rutan Salemba

Hukum

IPW Desak Polri Bongkar Dugaan Mafia Kesehatan

Hukum

JPU Minta Majelis Hakim Tolak Eksepsi Djoko Tjandra

Hukum

Ada Korupsi di Balik Pengadaan Cairan Top Cleaner, Ini Kata Kejagung

Hukum

Soal Red Notice Djoko Tjandra, Ini Kata Kabareskrim Polri

Hukum

Borok Pinangki Dibongkar Saksi, 9 Kali Lakukan Perjalanan Dinas Tanpa Izin Kejagung

Hukum

Ada Persekongkolan Jahat Bebaskan Djoko Tjandra Via Fatwa MA

Hukum

PPK Pengadaan Barang dan Jasa, Jaksa Agung: Tak Ada Lagi “Hanky Pangky”