Home / Regional

Sabtu, 19 Juni 2021 - 19:44 WIB

Tunjangan Sertifikasi 12 Pengawas SD Belum Dibayar, Ini Kata Walikota Palembang

Beberapa pengawas SD yang dikonfirmasi tentang dana tunjangan sertifikasi yang belum diterima. (transparanmerdeka.co)

Beberapa pengawas SD yang dikonfirmasi tentang dana tunjangan sertifikasi yang belum diterima. (transparanmerdeka.co)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Sebanyak 12 pengawas Sekolah Dasar (SD) di Kota Palembang heran dan mempertanyakan uang Tunjangan Sertifikasi mereka yang belum dibayarkan sejak 2018 sampai sekarang. Jumlah total uang yang harus diterima mereka adalah Rp95.641.680.-

Mendengar kabar itu, Walikota Palembang, H Harnojoyo terkejut ketika dikonfirmasi dan menyatakan segera akan menanyakan kepada Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas) Palembang, Drs Ahmad Zulinto. “Saya tidak rela dunia akhirat uang tunjangan sertifikasi itu diambil oleh yang tidak berhak,” kata salah seorang pengawas ketika ditemui di Kantor Pengawas di Jalan Kapten A. Rivai Palembang, pekan lalu.

Sementara itu Elha Sudartila, SPd MSi membenarkan ada uang uang sertifikasi tahun 2018 yang belum diterimanya. “Kekurangan dana sertifikasi saya pada tahun 2018 itu sebanyak Rp7.652.040,” katanya. “Saya dan kawan-kawan berharap agar dana tunjangan sertifikasi tersebut dibayarkan oleh yang berwenang,” tambahnya.

Pada Agustus tahun 2018, para pengawas SD di Kota Palembang menerima uang sertifikasi langsung ke rekening masing-masing. Sebanyak 12 orang ternyata tidak menerima penuh uang tunjangan sertifikasi dimaksud. Ada yang kurang Rp4,4 juta bahkan ada yang sampai Rp9,9 juta. Ketika ada administrasi yang keliru, mereka semua sudah menyampaikan perbaikan yang diminta kepada pejabat di Dinas Diknas Kota Palembang.

Baca juga  Sebelum Kadaluarsa, Vaksin Covid-19 di Sumsel Habis Terpakai

“Akhir tahun 2020 lalu, kami sudah bertemu dengan Pak Zulinto (Kepala Diknas Kota Palembang). Waktu itu, kami disuruh tunggu sekitar dua bulan. Tetapi sampai hari ini uang tunjangan sertifikasi tersebut belum juga kami terima,” kata seorang pengawas yang minta namanya tidak usah ditulis.

Walikota Palembang, Harnojoyo (tengah) didampingi Wakil Walikota dan Sekda Palembang. (tribunnews)

Adapun nama-nama 12 orang pengawas SD yang uang tunjangan sertifikasinya tidak dibayar full pada 2018 adalah sebagai berikut serta jumlah kekurangan masing-masing:
1. Dra Hj Trisilawaty MSi, kurang Rp5.980.260
2. Hj Rusdiana SPd, MM, kurang Rp8.378.790
3. Ridwan HS SPd.M.Pd, kurang Rp9.893.270
4. Hj Yusrawati SPd, kuranga Rp9.900.630
5. Hj Mundaria M SPd, kurang Rp4.430.060
6. Rotiah SPd MM kurang Rp6.695.810
7. Drs H Saipul Anwar MSi, kurang Rp8.378.790.-
8. Elha Sudartila, SPd MSi, kurang Rp7.652.040.-
9. Hj Faridah Heriyani, kurang Rp6.947.730.-
10. Muliyana, S.Pd, M.Pd, kurangRp. 9.578.540.-
11. Dra Samsudana, kuranga Rp9.900.630.-
12. DrsZahroni, kurang Rp9.905.130.-

Walikota Palembang, H. Harnojoyo ketika ditanya usai peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang di DPRD Kota Palembang, terkejut mendengar informasi ada 12 pengawas SD yang belum menerima pembayaran sebagian uang tunjangan sertifikasi pada tahun 2018 tersebut.

Baca juga  Sumsel Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 31 Oktober 2020

“Tahun 2018? Segera saya cek dengan Kepala Diknas. Apo masalahnyo. Tks infonya,” kata Walikota.

Beberapa pengawas mengharapkan agar hak-hak mereka yang belum dibayarkan itu segera dibayarkan. Namun, ada juga yang pesimis, kekurangan bayar tersebut tidak mungkin dibayar lagi.

Sebelumnya di antara pengawas tersebut sudah bertemu dengan Kepala Diknas Kota Palembang, Ahmad Zulinto mempertanyakan kapan tunjangan sertifikasi pengawas SD yang belum dibayar tersebut akan diterima oleh yang berhak. Di dalam pertemuan beberapa bulan lalu, disebutkan uang dimaksud akan dibayarkan beberapa bulan lagi. Para pengawas diminta bersabar.

Ketika wartawan ‘TRANSPARANMERDEKA.CO ‘ ke kantor Diknas Kota Palembang, Rabu (16/6/2021) ternyata yang bersangkutan sedang dinas luar. Sewaktu dihubungi melalui WA, Zulinto mengatakan dia dinas luar di Jakarta sampai Jumat (18/6/2021).

Ketika ditanya kapan bisa bertemu langsung untuk konfirmasi, belum dibalas yang bersangkutan. Sewaktu ditanyakan melalui pesan WA kapan uang tunjangan sertifikasi para pengawas, Zulinto sampai Sabtu (19/6/2021) belum membalasnya. (led/pan)

Share :

Baca Juga

Regional

Gubernur Sumsel Lantik Bupati dan Wabup, Ada Anak Wagub Sampai Tersangka Korupsi

Regional

Pembangunan Infrastruktur dan Rehab SDN 114 Molor

Regional

Dilantas Polda Sumsel Sosialisasikan Penerapan E-TLE

Regional

10 Hari PSBB Transisi, Kasus Covid-19 di Jakarta Belum Turun

Regional

Polda Sumsel Siap Luncurkan ETLE Tahap Kedua

Regional

Operasi Yustisi Disiplin Masker, Petugas Amankan Ratusan Warga Palembang

Regional

Dua Anggota DPRD DKI Jakarta Positif Covid-19

Regional

Kompaks Pamerkan Meriam Tua Berukir Dua Kalimat Syahadat di Palembang