Home / Hukum

Kamis, 20 Agustus 2020 - 10:14 WIB

Untuk Kasus Djoko Tjandra, Bareskrim Belum Berencana Tunjuk Justice Collaborator

Buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra (baju tahanan) tiba di Bandara Halim Perdakusuma, Jakarta.

Buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra (baju tahanan) tiba di Bandara Halim Perdakusuma, Jakarta.

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri belum berencana menunjuk seorang dari para tersangka kasus Djoko Tjandra sebagai justice collaborator. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono pada Kamis (20/8/2020).

Dia mengatakan penyidik masih memeriksa secara intensif pihak-pihak yang terkait. “Belum ada rencana penunjukan justice collaborator. Sampai saat ini, penyidik masih akan memeriksa saksi terkait,” jelas Awi saat dikonfirmasi wartawan.

Baca juga  Djoko Tjandra Jalani Sidang Tuntutan Kasus Surat Jalan Palsu

Dalam perkara Djoko Tjandra, Bareskrim Polri membaginya menjadi dua kasus. Terkait penerbitan surat jalan palsu, penyidik telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking, dan Djoko Tjandra.

Baca juga  Terkait Rp 546 M Milik Djoko Tjandra, KPK dan Polri Didesak Periksa Jaksa Setia Untung

Adapun untuk kasus dugaan gratifikasi penghapusan red notice Djoko Tjandra, sudah ada empat tersangka. Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo sebagai tersangka penerima suap, serta Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra sebagai tersangka pemberi suap. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Diperiksa KPK, Dirut Sarana Jaya Berserah kepada Tuhan

Hukum

Diperiksa Dewas KPK, Azis Syamsuddin Irit Bicara

Hukum

Enggan Komentar Usai Diperiksa KPK, Cita Citata Janjikan Ini

Hukum

Korupsi Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, Kejati Sumsel Tahan 4 Tersangka

Hukum

Kasus Korupsi Ditjen Pajak, MAKI Desak KPK Tetapkan Tersangka

Hukum

Terkait Jiwasraya, Kejagung Segel 6 Bidang Tanah dan Bangunan di Jaksel
Mantan Direktur TransJakarta, Donny Andy Sarmedi Saragih (depan) ketika ditangkap tim gabungan Kejaksaan. (net)

Hukum

Sempat Masuk DPO, Mantan Direktur TransJakarta Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan

Hukum

Terkait Kasus PT Asabri, Penyidik Kejagung Kembali Periksa Tan Kian