Home / Nasional

Senin, 11 Mei 2020 - 04:27 WIB

Untuk Sinkronisasi Data, Bansos di Jakarta Terapkan Zonasi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, (bnpb)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, (bnpb)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sinkronisasi data dalam menyalurkan bantuan sosial (Bansos) untuk wilayah Ibu Kota. Kemensos dan Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Bansos berbasis zona per kecamatan agar tidak tumpang tindih seperti sebelum-sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial akan bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mengalokasikan Bansos dengan sistem membagi zona per kecamatan antara bansos Presiden dan Pemprov DKI Jakarta.

“Agar tidak terjadi tumpang tindih sudah disepakati antara Wagub DKI dan Kemensos nanti dibagi per zona kecamatan. Jadi ada kecamatan tertentu yang menerima jatah dari DKI dan ada kecamatan yang lain akan menerima jatah dari Kemensos. Sehingga semua bisa lancar,” kata Muhadjir seperti dikutip dari ‘antaranews’, Senin (11/5/2020).

Baca juga  Edhy Prabowo Diciduk KPK, Ini Perasaan Prabowo Subianto

Dikatakan, upaya tersebut akan segera dilakukan pada pekan ke-3 bulan Mei 2020. Antara pihak Kemensos dan Pemprov DKI telah menyepakati sistem pembagian tersebut. “Sudah ada kesepakatan untuk pembagian zona sekaligus kuota masing-masing. Jadi nanti sembako dari DKI itu akan diberikan kepada sekitar 800 ribuan KPM sedangkan Bansos dari Kemensos sejumlah 1.3 juta KPM,” jelasnya.

Tidak hanya DKI Jakarta yang telah menerima Bansos dari pemerintah pusat. Wilayah Bodetabek yang telah menerima sejak Minggu 2 Mei 2020. Untuk saat ini wilayah yang telah menerima penyaluran adalah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Bekasi.

Proses pernyaluran di Bodetabek per 10 Mei 2020 pukul 12.00 mencapai 7,12% dari 516.407 keluarga penerima manfaat (KPM) atau sejumlah 36.807 keluarga telah menerima bantuan tersebut. Jenis bantuan untuk program bansos presiden tahap II ialah berupa beras 25 kg yang berasal dari Bulog. Berdasarkan data dari Kementerian Sosial, Per-10 Mei 2020 pukul 12.00, penyaluran tahap II sudah mencapai 19,7% atau sebanyak 185.024 KPM dari total 940.012 KPM.

Baca juga  Prof Yuwono: Kandidat Vaksin Covid-19 Ibarat Sistem Ijon, Ini Penjelasannya

Muhadjir Effendy sudah berkunjung di Kelurahan Makasar, Jakarta Timur guna memastikan penyaluran Bansos dari pemerintah pusat untuk tahap II di wilayah DKI Jakarta berjalan lancar dan tepat sasaran. “Saya mengunjungi beberapa tempat untuk memantau pembagian beras kepada masyarakat yang membutuhkan dan alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Warga masyarakat juga menyambut gembira dengan bantuan ini,” jelas Muhadjir. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 pada 13 Februari: Pasien Sembuh Kembali Ungguli Kasus Positif

Nasional

Update Covid-19 per 30 Januari 2021: Kasus Positif Sudah 1.066.313 Orang

Nasional

Menko Perekonomian Airlangga: Kasus Covid-19 di RI Terkendali

Nasional

Presiden Joko Widodo Resmi Melantik Dua Menteri dan Pejabat Baru

Nasional

Covid-19 di Jakarta Hingga Jumat: Ada Tambahan 145 Kasus

Nasional

Update Covid-19 pada 8 Februari: Pasien Sembuh Capai 13.038 Orang

Nasional

Jubir Satgas Covid-19: 65 Persen Daerah Masuk Zona Oranye

Nasional

Kasus Positif Covid-19 Bertambah Jadi 790, Pasien Meninggal Dunia Jadi 58 Orang