Home / Nasional

Selasa, 4 Agustus 2020 - 10:19 WIB

Update Covid-19 di Indonesia 4 Agustus: Ada Tambahan 86 Pasien Yang Meninggal

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Jumlah orang yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus Corona Covid-19 di Indonesia kembali mengalami penambahan. Informasi ini berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang disampaikan melalui Satgas Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Dari laman www.covid19.go.id tersebut, diketahui, ada penambahan 86 orang yang meninggal pada Selasa (4/8/2020) karena Covid-19. Sehingga, total akumulatifnya, sebanyak 5.388 pasien Covid-19 meninggal dunia di Indonesia.

Kemudian, untuk penambahan kasus Corona Covid-19 pada hari ini ada 1.922 orang. Total akumulatifnya ada 115.056 orang di Indonesia terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Adapun jumlah pasien sembuh pada hari ini bertambah sebanyak 1.813. Total kumulatifnya sebanyak 71.050 orang.

Kasus Covid-19 di Indonesia telah tersebar di 34 provinsi 479 kabupaten/kota. Provinsi yang paling banyak mengalami penambahan kasus pada hari ini adalah Jawa Timur sebanyak 430 kasus, dan total kumulatifnya 23.412. Disusul DKI Jakarta sebanyak 410 dengan total kumulatifnya, 23.026.

Bogor Perpanjang Masa PSBB
Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB. Perpanjangan pemberlakukan PSBB selama satu bulan ke depan terhitung mulai 4 Agustus hingga 3 September 2020 mendatang.

Baca juga  Tes GeNose di Terminal Pulogebang Jaktim, Seluruh Peserta Negatif Covid-19

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, perpanjangan PSBB di masa pra AKB dilakukan lantaran sampai saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bogor terus bertambah. “Situasi ini masih jauh dari kata aman. Jauh dari kata selesai, sebab kasus positif Covid-19 terus bertambah,” kata Bim.

Dia mengaku khawatir terus terjadi penambahan kasus positif. Untuk itu, ia meminta masyarakat menyadari pentingnya menjaga imunitas dan menerapkan protokol kesehatan. “Saya membaca situasi saat ini sangat mengkhawatirkan. Kasus covid naik akibat kesadaran menurun, disiplin menurun. Ini sangat berbahaya,” ucapnya.

Berdasarkan laporan yang ia terima, tren penambahan kasus positif belakangan ini ada tiga kategori. Dari kluster keluarga, kluster perjalanan keluar kota, penyebaran di kawasan perkantoran dan pusat perbelanjaan. “Ini semua rata-rata terjadi karena ketidakpedulian mereka terhadap protokol kesehatan,” katanya.

Baca juga  Edhy Prabowo Diciduk KPK, Ini Perasaan Prabowo Subianto

Namun, untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Kota Bogor pihaknya akan terus melakukan rapid dan swab test massal di semua sektor dan fasilitas publik. Mulai dari tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, terminal, stasiun, pemukiman, hingga sektor lainnya yang dinilai rentan menjadi lokasi penyebaran Covid-19.

Tak hanya itu, pihaknya konsisten memperketat protokol kesehatan di ruang lingkup pemerintah daerah guna mencegah penyebaran virus pada ASN. “Saya sudah memerintahkan tak usah ada rapat. Kalau mendesak dan diperlukan tatap muka, pertemuan diadakan maksimal 30 menit dan jumlahnya tidak boleh banyak-banyak,” ujar Bima.

Bima menambahkan akan memperketat dan membatasi ASN melakukan perjalanan maupun kunjungan dinas ke luar kota pada masa PSBB Pra AKB tahap dua ini. Tetapi apabila yang pulang dinas dari wilayah zona merah maka harus dilakukan pemeriksaan swab. (ato)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia Per 11 Juni: Bertambah 979 Orang

Nasional

Update Covid-19 pada 5 April: Tambah 3.712 Kasus Baru

Nasional

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 11.699.585 Orang

Nasional

Penangkapan dan Penahanan Oleh Polisi, Berpotensi Sebarkan Covid-19 di Tahanan

Nasional

Ada 13 Zona Merah Covid-19 di Indonesia, Ini 5 Manajemen Kotinjensi Dari Kapolri

Nasional

Ahmad Riza Patria: PSBB Serentak Jawa-Bali Usulan DKI Jakarta

Nasional

Prof Kuwat Ingin Puskesmas Punya GeNose Untuk Skrining Covid-19

Nasional

Menlu Retno: 311 WNA Positif Covid-19 di Indonesia, 26 Meninggal