Home / Regional

Jumat, 19 Juni 2020 - 09:23 WIB

Update Covid-19 di Jakarta 19 Juni: Pasien Sembuh Bertambah 90, Meninggal Tambah 5

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani. (dok)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani. (dok)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta mengumumkan hingga saat ini, peningkatan kasus positif Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19 mencapai 140 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah 90 orang dan yang meninggal bertambah 5 orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, Jumat (19/6/2020), untuk kasus positif Covid-19 tercatat 9.525 orang. Dari jumlah itu, tercatat pasien sembuh menjadi 4.682 orang atau 49,2% dan yang meninggal dunia 599 orang atau 6,3%. Untuk pasien yang masih dirawat tercatat 1.382 atau 14,5% dan yang menjalani isolasi mandiri ada 2.862 orang atau 30%.

“Sedangkan, untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 64.511 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 16.531 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani.

Berdasarkan laman ‘corona.jakarta.go.id’, orang dalam pemantauan (ODP) yang berjumlah 64.551 orang rinciannya adalah, 606 orang atau 0,9% dalam proses pemantauan dan 63.805 orang atau 98,8% selesai pemantauan, dan yang meninggal tercatat 140 orang atau 0,2%.

Baca juga  Ujian Nasional Ditiadakan, Disdik Sumsel Lakukan Ini

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 16.513 orang dengan rincian 962 orang atau 5,8% masih dirawat, 13.582 orang atau 82,3% diperbolehkan pulang, dan 1.969 orang atau 11,9% meninggal.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai dengan 19 Juni 2020 sudah ada 234.909 orang yang melakukan tes PCR (spesimen diperiksa/Polymerase Chain Reaction) dengan rincian 18.654 orang atau 7,9% positif, dan 216.255 atau 92,1% negatif.

Untuk tes PCR (orang kasus baru) sudah dilakukan pada 112,698 orang dengan rincian 9.543 atau 8,5% hasilnya positif, dan 103.155 orang atau 91,5% negatif. Untuk Rapid Diagnostic Test tercatat 188.443 dengan rincian 6.843 atau 3,6% hasilnya reaktif, dan 181.600 atau 96,4% non-reaktif.

Baca juga  Bedah Rumah Warga Miskin, Pemkot Palembang "Jemput Bola"

Pemeriksaan masif secara selektif termasuk dengan tes cepat (rapid test), juga terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu dan juga pada ibu hamil.

Untuk kasus positif, tambah Dwi, ditindaklanjuti dengan uji usap tenggorokan (swab test) secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

“Pada masa PSBB transisi ini, kewaspadaan harus ditingkatkan. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat turut mengisi survei persepsi risiko Covid-19 yang dapat diakses pada situs https://s.id/resikoCovid. Survei yang diisi dapat menjadi masukan bagi Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan penanganan Covid-19 ke depannya,” ucapnya. (ato)

Share :

Baca Juga

Regional

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Anies Imbau Warga Jakarta Padamkan Lampu

Regional

Gubernur Herman Deru Hibahkan Motor untuk Pol PP Kabupaten/Kota se-Sumsel

Regional

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Palembang Perlu Berlakukan Jam Malam

Regional

Pemprov Sumsel Kucurkan Rp668 M Untuk Infrastruktur di Palembang

Regional

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Kementerian PUPR Bangun Drainase

Regional

MK Kabulkan Gugatan PSU di Pilkada PALI

Regional

Kementerian PUPR Tuntaskan Bedah 7.200 Rumah Tak Layak Huni di Sumsel

Regional

Pecahkan Masalah Sosial Masyarakat, Herman Deru Gandeng BK3S Sumsel