Home / Regional

Kamis, 30 April 2020 - 07:21 WIB

Update Covid-19 Jakarta, Pasien Positif Alami Peningkatan

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Kasus positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (30/4/2020) kembali mengalami peningkatan. Jika sehari sebelumnya ada penambahan jumlah pasien positif sebanyak 83 kasus, pada hari ini jumlah kasus positif Covid-19 berjumlah 105 orang.

Tambahan 105 orang pasien positif tersebut, membuat jumlah warga DKI Jakarta yang terpapar pandemi Covid-19 menjadi 4.138 orang. Sementara jumlah kematian akibat virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan China itu, masih sama dengan data sebelumnya yakni 381 orang. Begitu juga dengan jumlah pasien sembuh yang tak mengalami kenaikan yaitu 412 orang.

Dari data resmi Pemprov DKI Jakarta, ‘corona.jakarta.id’ yang dikutip “Transparanmerdeka.co’, tercatat sebanyak 2.073 orang saat ini tengah menjalani perawatan. Sedangkan 1.272 orang lainnya tengah melakukan isolasi mandiri. Jumlah warga yang melakukan isolasi mandiri meningkat sebanyak 34 orang dibading sebelumnya.

Baca juga  Hendak Demo Tolak UU Cipta Kerja Diamankan, Petugas Ditemukan Bom Molotov

Untuk pasien dalam pemantauan (PDP) sampai saat ini sudah mencapai 5.551 orang. Dengan rincian 4.582 orang sudah diizinkan pulang dan 969 orang masih dirawat. Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 8.073 orang, di mana sebanyak 221 orang dalam proses pemantauan dan 7.851 selesai pemantauan.

Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan rapid test Covid-19 terhadap 77.671 orang yang tersebar di lima kota administrasi dan satu kabupaten. Rapid test tersebut sudah dilaksanakan sejak akhir Maret 2020. Dari jumlah yang me;lakukan rapid test itu sebanyak 2.962 orang dinyakatakan positif.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Fify Mulyani menyatakan, untuk persentase positif corona bagi yang mengikuti rapid test mencapai empat persen. “Dengan rincian 2.962 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 74.709 orang dinyatakan negatif,” kata Fify di Balaikota, Jakarta Pusat.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga memberikan layanan konsultasi online melalui aplikasi sahabat jiwa (berbasis website) atau pada situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id/. “Bagi masyarakat yang mengakses, akan diberikan layanan konseling oleh Psikolog yang bertugas di Puskesmas di Provinsi DKI Jakarta,” ucapnya.

Baca juga  Kunker ke Kabupaten Lahat, Herman Deru Tunaikan Janji Perbaiki Infrastruktur

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan, sasaran dan prioritas rapid test Corona yakni mereka yang berisiko tinggi menularkan ataupun tertular. Misalnya tenaga medis, orang-orang yang memiliki riwayat kontak fisik dengan kasus pasien dalam pengawasan (PDP) hingga orang dalam pemantauan (ODP).

Apabila hasil tes tersebut positif, langkah selanjutnya yakni dilakukan pengambilan tes swab, isolasi mandiri, atau dirujuk ke shelter sesuai kriteria keparahan selama menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR). Bila kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit. Jika negatif pasien diinformasikan untuk isolasi mandiri selama 14 hari. (ato)

Share :

Baca Juga

Regional

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Sumsel Siagakan 63 Pos

Regional

GTPP Covid-19 Sumsel: Penetapan PSBB Palembang Jadi Wewenang Walikota

Regional

Cegah DBD, PT HBAP dan Puskesmas Tanjung Agung Adakan PSN

Regional

Ogah Kecolongan, DPRD Kota Bekasi Awasi Capaian PAD

Regional

Selama Pandemi Covid-19, Pekerja Dari Palembang Banyak Dirumahkan

Regional

Update Covid-19 di Jakarta 9 Juni: Kasus Positif Bertambah 239 Orang

Regional

Pandemi Covid-19 Terus Melonjak, Anies Klaim Penanganan Sudah Benar

Regional

Pemkot Palembang Hanya Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 179.000 Per KK