Home / Regional

Kamis, 11 Juni 2020 - 05:01 WIB

Update Covid-19 Palembang: 453 Pasien Dirawat, 244 Sembuh, dan 32 Meninggal

Satpol PP Kota Palembang menunjukkan poster kecil bertuliskan anjuran mengenakan masker di check point perbatasan Palembang-Banyuasin. (imcnews)

Satpol PP Kota Palembang menunjukkan poster kecil bertuliskan anjuran mengenakan masker di check point perbatasan Palembang-Banyuasin. (imcnews)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Kasus sembuh dari pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kota Palembang terus meningkat menjadi 244 atau bertambah sebanyak 19 orang. Namun, kasus pasien baru juga terus meningkat melampau 700 kasus atau tepatnya 729, setelah adanya penambahan 23 pasien.

Hingga Kamis (11/6/2020) siang, dari 729 kasus positif di Kota Palembang tersebut, sebanyak 244 orang dinyatakan sudah sembuh dan 32 orang meninggal dunia. Jadi, pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan di rumah sakit rujukan tercatat sebanyak 453 orang.

Adapun kasus tertinggi, masih di Kecamatan Sukarami dengan 85 kasus, lalu Kemuning 73 kasus dan Ilir Timur II 71 kasus. Satu-satunya kecamatan yang jumlah positifnya terendah adalah Ilir Barat II dengan sembilan kasus.

Sementara untuk ODP (orang dalam pengawasan) tercatat sebanyak 4.297. Dalam proses pemantauan 1.745 dan selesai pemantauan 2.552. Adapun PDP total 432, dalam proses 321 dan hasil negatif 111 orang.

Baca juga  Update Covid-19 Jakarta 2 Juni: Pasien Sembuh Bertambah 159 Orang

Pada PSBB Jilid II di Kota Palembang hingga 16 Juni, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palembang meningkatkan pengawasan dan pendisiplinan protokol kesehatan di tempat umum. Seperti di pasar dan tempat umumnya, tim gabungan terdiri dari TNI-Polri, Dishub dan Satpol PP ditempatkan. Mereka bertugas mengawasi dan mengingatkan siapa pun untuk menggunakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan protokol kesehatan lainnya.

Seperti diketahui, perkembangan kasus Covid-19 Sumsel telah mencapai 1.229 orang setelah bertambah 41 kasus pada Rabu (10/6/2020). Seperti sebelumnya, penambahan tersebut didominasi dari Kota Palembang sebanyak 23 orang.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel, Yusri, selain mengumumkan updating kasus, juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi petunjuk dan disiplin protokol kesehatan, serta untuk tidak mudah panik.

“Kepanikan justru menurunkan kekebalan tubuh yang dibutuhkan untuk melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Tenang, patuhi petunjuk dengan disiplin pada protokol kesehatan, sehingga secepatnya kita bisa kembali beraktivitas normal seperti biasa,” ujarnya.

Baca juga  Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab OKI Siapkan Rp13 Miliar

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, menekankan agar semua pihak termasuk masyarakat bersinergi dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19. Percepatan diperlukan untuk menyongsong new normal atau normal baru.

Menurutnya, normal baru yang akan diterapkan merupakan kebijakan yang cukup penting dilakukan agar perekonomian dan sosial tidak terpuruk. “Kita tidak bisa cuma fokus membasmi wabah ini. Masalah lain dampak dari Covid-19 ini juga harus ditangani karena akan semakin memperburuk keadaan,” ujarnya.

Dijelaskan, Pemprov Sumsel sendiri telah mengistruksikan Pemerintah Kota maupun Kabupaten untuk terus memperketat tempat-tempat keramaian seperti pasar tradisional dan terminal. “Harus ada peningkatan kewaspadaan di pasar tradisional dan terminal itu. Edukasi secara masif ke masyarakat harus dilakukan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” terangnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Tiga BUMN di Sumsel Keluhkan Pendangkalan Sungai Musi

Regional

Bertambah 134 Kasus, Pasien Positif Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 5.437 Orang

Regional

HD Akan Jadikan Raperda Pertanggunganjawaban APBD 2019 Sumsel Sebagai Acuan

Regional

Sering Terjadi Kecelakaan, Gubernur Sumsel Tinjau Exit Tol Palindra

Regional

Pelayan Publik di Sumsel Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Regional

Suporter Ultras Palembang Sasar Warga Terdampak Covid-19 Yang Belum Terima Bantuan

Regional

Pandemi Covid-19 Terus Melonjak, Anies Klaim Penanganan Sudah Benar

Regional

Kasus Covid-19 Bertambah, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak