Home / Olahraga

Kamis, 27 Februari 2020 - 09:27 WIB

Virus Corona Ancam Olimpiade 2020, Ini Kata Susi Susanti

Jakarta, Transparanmerdeka.co

Virus Corona yang menewaskan ribuan dan menyerang puluhan ribu lain di China, ternyata menjadi momok yang menakutkan bagi event-event olahraga di belahan dunia lainnya, terutama olahraga bulutangkis. Beberapa event di China dan Eropa terpaksa dibatalkan karena ancaman virus corona itu.

Penyelenggaraan Olimpiade yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang pada 24 Juli-9 Agustus 2020 mendatang, juga terancam batal diselenggarakan. Anggota Komite Olimpiade International (IOC), Dick Pound mengatakan, pihaknya masih akan menunggu dua sampai tiga bulan untuk memutuskan jadi atau tidaknya Olimpiade 2020 itu. Jika situasi masih mengkhawatirkan, perhelatan tersebut bisa dibatalkan.

Menyikapi pembatalan akibat ancaman virus corona itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Susi Susanti, membeberkan sikap PBSI terkait Olimpiade 2020 Jepang. “PBSI memiliki sikap yang bijaksana jika sampai pergelaran Olimpiade Jepang benar-benar ditunda atau dibatalkan,” ujarnya.

Baca juga  PBSI Home Tournament: Akbar/Winny Gagalkan Harapan Teges/Indah

“Tidak cuma kita, semua juga pasti kena dampaknya. Semua rugi. Ini situasi darurat yang tidak diinginkan oleh semua orang. Ini menyangkut tidak cuma atlet. Karena, kalau ke sana terus kena dan balik ke sini kan membawa (virus corona). Kita melihatnya untuk kepentingan yang lebih besar,” kata peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Barcelona yang kini berusia 49 tahun itu.

Baca juga  Hafiz/Gloria Gagal Juara Di Thailand Master 2020

“Kalau sampai Olimpiade ditunda, kalau memang ini untuk kebaikan semua, karena virus corona sudah nyebar kemana-mana, suka atau tidak suka kita harus menerimanya. PBSI sendiri tidak mau berandai-andai, dan seluruh pebulutangkis yang lolos Olimpiade harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Mudah-mudahan, kondisi mereka tetap bisa terjaga, ada atau tidak ada pertandingan. Yang penting kan sehat,” jelasnya.

Dikatakan, karena target kita Olimpiade bukannya hanya untuk PBSI, tetapi juga untuk pemerintah. “Kita tetap siap, tapi kalau pihak BWFnya sendiri melihat situasinya tidak memungkinkan, kita mesti ngikut. Kita juga harus aktif tanya (ke BWF) terkait kepastian tersebut. Karena, hal ini terkait pembiayaan atau administrasi,” tegas Susi. (adm)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Tanpa Penonton, PBSI Home Tournament Siap Digelar

Olahraga

Grup A EURO 2020: Swiss Harus Menang Besar

Olahraga

Petro Pagar Alam Juara Liga Futsal Petro Sumsel 2020

Olahraga

Ancaman Virus Corona, PT LIB Tunda ‘Bigmatch’ Persija vs Persebaya

Olahraga

Setelah Kevin/Marcus, Praveen/Melati Juga Tembus Final All England 2020

Olahraga

Joko Widodo Cek Fasilitas Penyelenggaraan Piala Dunia U-20

Olahraga

Tim Bridge PALI ‘Sparring Try Out’ ke KONI Bangka

Olahraga

Webinar Siwo PWI Pusat, Sebut Tujuh Nama Berebut Ketum PP PBSI