Home / Nasional

Jumat, 10 Juli 2020 - 06:41 WIB

Virus Covid-19 Dapat Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyebutkan adanya kemungkinan virus SARS-Cov-2019 yang menyebabkan pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, bisa menyebar lewat udara. Jika hal tersebut benar, kawasan dengan ruang tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk tentu akan sangat berbahaya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengizinkan bioskop untuk mulai beroperasi. Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) juga telah sepakat untuk membuka kembali bioskop pada tanggal 29 Juli 2020.

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko mengatakan, meski penularan lewat udara mungkin terjadi, tidak ada masalah pembukaan bioskop asal memperketat protokol kesehatan. Miko mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan bioskop memastikan sirkulasi udara bagus lewat AC yang mereka gunakan.

“Kalau AC zaman sekarang kan rata-rata hanya memasukkan udara jadi sudah cukup aman,” kata Miko seperti dikutip dari ‘kompas.com’, Jumat (10/7/2020).

Baca juga  Jusuf Kalla: Dalam Sepekan, Kasus Covid-19 Jatim Akan Melebihi Jakarta

Namun, dia menyarankan penggunaan AC di bioskop sebaiknya tidak meniupkan angin terlalu kencang agar partikel udara di dalam ruangan tidak berterbangan. Selain itu, AC juga sebaiknya tak terlalu dekat dengan tempat duduk penonton. Dia juga menyarankan agar pengelola bioskop untuk menambah jarak antar penonton di dalam bioskop. “Kalau jaraknya satu bangku mungkin masih agak bahaya, kalau dua bangku lah relatif aman begitu,” ucap Miko.

Selain itu, pengelola bioskop juga harus memperketat protokol kesehatan bagi para pengunjung. Penggunaan masker dan face shield hendaknya diwajibkan untuk mengantisipasi terjadinya penularan. “Saya rasa itu sudah cukup, karena kalau bioskop tidak dibuka mereka bisa bangkrut, pailit” ujar Miko.

Baca juga  Menko Perekonomian Airlangga: Kasus Covid-19 di RI Terkendali

Sebelumnya, WHO mengakui “bukti yang muncul” tentang penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 lewat udara, dalam briefing media di Jenewa pada 7 Juli 2020. Maria Van Kerkhove, pemimpin teknis pandemik Covid-19 di WHO, mengatakan, kami telah membicarakan mengenai kemungkinan transmisi lewat udara dan transmisi aerosol (partikel virus melayang di udara) sebagai salah satu bentuk transmisi dari Covid-19.

Benedetta Allegranzi, pemimpin teknis untuk pencegahan dan pengendalian infeksi WHO juga mengatakan bahwa ada bukti yang muncul tentang transmisi virus corona lewat udara, tetapi tidak definitif. “Kemungkinan akan adanya transmisi lewat udara di lingkungan publik – khususnya di kondisi yang sangat spesifik, padat, tertutup dan berventilasi buruk telah dideskripsikan, (dan) tidak bisa dikesampingkan,” ujarnya, seperti dilansir dari Reuters. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 Pada 23 November: Pasien Positif Tembus Setengah Juta

Nasional

Jumlah Terus Bertambah, Pasien Positif Corona Sudah 172 Orang

Nasional

Presiden Ingin Ibu Kota Pindah, Mendikbud Bangun Gedung Megah Di Jakarta

Nasional

Pernah Melawan Penindasan, Megawati Diusulkan Jadi Pahlawan

Nasional

Dinilai Hina Sumbar, Puan Maharani Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Nasional

Update Covid-19 Pada 24 Oktober: Angka Positif Tembus 385.980 Kasus

Nasional

Tim Pakar Covid-19: Pemda Wajib Pantau Protokol Kesehatan

Nasional

Cari Pengganti Artijo Alkostar, Dewas KPK Surati Presiden Joko Widodo