Home / Nasional

Jumat, 12 Juni 2020 - 03:54 WIB

Yurianto: Sebagian Besar Penambahan Kasus Positif Covid-19 Adalah OTG

Juru Bicara Pemerintah untuk Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Achmad Yurianto.

Juru Bicara Pemerintah untuk Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Achmad Yurianto.

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Juru Bicara Pemerintah untuk Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, kasus terkonfirmasi positif yang ditemukan seperti di Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Sulawesi Tenggara, sebagian besar adalah dari mereka yang tidak mengalami sakit apapun atau Orang Tanpa Gejala (OTG).

Adapun pengungkapan kasus positif OTG tersebut berdasarkan hasil tracing yang dilakukan secara agresif untuk menemukan kasus baru, sehingga penanganan dan untuk menghentikan laju penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dapat dilakukan.

“Sebagian besar dari kasus yang kita temukan dan kemudian positif pada kontak tracing adalah kasus yang tanpa gejala, atau dengan gejala yang minimal yang dipersepsikan, bahwa yang bersangkutan tidak mengalami sakit apa pun,” ungkap Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

Adapun tracing secara agresif tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan di dearah, sebagai bagian dari arahan Presiden Joko Widodo, bahwa sumber penularan yang ada di masyarakat harus dicari. “Yaitu dengan melakukan kontak tracing dan kemudian melakukan pemeriksaan,” jelas Yuri.

Baca juga  Jadi Calon Tunggal Kapolri, Listyo Sigit Diminta Tetap Lembut dan Bijaksana

Menurutnya, para OTG dalam kasus ini harus segera mendapatkan edukasi yang benar, untuk kemudian dapat melaksanakan isolasi secara mandiri. Sebab, mereka dapat berpotensi menyebarkan virus lebih luas lagi apabila masih bersinggungan dengan orang lain. “Karena kalau tidak, ini akan menjadi sumber penularan yang ada di tengah masyarakat,” tutur Yuri.

Oleh sebab itu, Yuri kembali mengingatkan bahwa bagi kasus-kasus tanpa gejala yang sudah terkonfirmasi positif dari pemeriksaan PCR atau melalui TCM, agar melaksanakan dan mematuhi protokol isolasi mandiri yang ketat.

Sebagai informasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Kamis (11/6) totalnya menjadi 35.295 setelah ada penambahan sebanyak 979 orang. Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 12.636 setelah ada penambahan sebanyak 507 orang.

Baca juga  Korlantas Polri: Titik Penyekatan Bertambah Jadi 381 Titik

Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 2.000 dengan penambahan 41. Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan total yang sampai saat ini dilaporkan oleh seluruh provinsi sebanyak 43.414 orang. Sementara, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 14.052 orang.

Sebanyak 424 kabupaten/kota telah melaporkan kasus positif terkonfirmasi di 34 provinsi, sehingga semua masyarakat diharapkan dapat lebih menggalakkan protokol kesehatan dan upaya lainnya untuk menghentikan penyebaran virus corona jenis baru.

“Ini yang harus menjadi perhatian kita, meskipun cukup banyak kabupaten/provinsi yang berada di Indonesia dengan kasus di bawah 10, dan beberapa provinsi yang kecenderungan data kenaikannya tidak terlalu signifikan. Hanya memang, masih ada beberapa provinsi yang kenaikannya cukup tinggi,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Hari Ini, Pasien Covid-19 Yang Sembuh Lebih Banyak Dari Yang Meninggal

Nasional

Presiden Jokowi Digugat Pelaku UMKM, Ngabalin: Gugatan Salah Alamat

Nasional

Tak Laksanakan Perintah Protokol Kesehatan, Dua Kapolda Ini “Dicopot”

Nasional

Jumlah Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 38 Orang

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 19 Provinsi Nihil Pertambahan Pasien Positif

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 2 Oktober: Sudah 295.499 Orang Yang Positif

Nasional

Update Covid-19 pada 2 Juni 2021: Pasien Sembuh Tercatat 1.680.501

Nasional

Pada Uji Kelayakan, Calon Kapolri Beberkan Transformasi Polri Presisi